MURATARA – Anggota DPRD Musi Rawas Utara (Muratara), Irwansyah, mengaku tidak menerima keputusan pemecatan dirinya secara sepihak oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Sebagai bentuk protes atas keputusan tersebut, Irwansyah berencana menggelar aksi besar-besaran di Kantor DPC PDIP Muratara pada Senin (22/6/2026).
Menurut Irwansyah, pemecatan yang dijatuhkan kepada dirinya tidak memiliki alasan yang jelas maupun pelanggaran yang signifikan.
Namun, berdasarkan keterangan yang diterimanya dari partai, dirinya dianggap melawan saat mengikuti sidang Dewan Kehormatan Partai yang digelar secara virtual melalui Zoom pada September 2024 lalu.
Irwansyah membantah tuduhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dalam sidang tersebut dirinya bukan membantah ataupun melawan, melainkan memilih diam karena data yang disampaikan majelis Dewan Kehormatan Partai dinilainya tidak sesuai dengan hasil perolehan suara yang dimilikinya pada Pemilu Legislatif 2024.
“Saya bukan melawan atau membantah. Saya diam karena data yang disampaikan tidak sesuai dengan hasil perhitungan suara yang saya miliki,” ujar Irwansyah kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rekapitulasi suara dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah pemilihannya, dirinya memperoleh sebanyak 1.087 suara. Sementara dalam sidang Dewan Kehormatan Partai disebutkan hanya memperoleh 1.027 suara atau berkurang 60 suara.
Di sisi lain, Irwansyah juga mencontohkan perolehan suara salah satu caleg PDIP lainnya, yakni Tuti. Berdasarkan hasil perhitungan suara di seluruh TPS, Tuti memperoleh 1.039 suara dan jumlah tersebut sama persis dengan data yang disampaikan dalam sidang Dewan Kehormatan Partai.
Hal inilah yang menurut Irwansyah menimbulkan tanda tanya besar terkait keakuratan data yang digunakan dalam sidang Dewan Kehormatan Partai terhadap dirinya.
Ia menegaskan akan terus memperjuangkan hak politiknya dan meminta pihak partai memberikan penjelasan secara terbuka terkait dasar pemecatan tersebut.
“Kalau memang saya salah, tunjukkan letak kesalahan saya. Jangan sampai keputusan ini terkesan sepihak dan merugikan saya secara politik maupun pribadi,” tegasnya.
Irwansyah juga memastikan aksi yang akan digelar di Kantor DPC PDIP Muratara nanti akan melibatkan massa pendukung sebagai bentuk solidaritas dan perjuangan menuntut keadilan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DPC PDIP Muratara belum memberikan keterangan resmi terkait pemecatan maupun rencana aksi yang akan dilakukan Irwansyah.
(TimRed)













