Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Swasembada Beras vs Impor 1000 Ton Oleh: Prof. Dr. Ir. Ika Djatnika, MS Akademisi dan Pengamat Pertanian

Swasembada Beras vs Impor 1000 Ton Oleh: Prof. Dr. Ir. Ika Djatnika, MS Akademisi dan Pengamat Pertanian

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tahun 2025 Presiden Prabowo Subianto mengikrarkan bahwa Indonesia akan swasembada beras.

Semua elemen dan kekuatan di negeri kita dikerahkan, terutama Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang bertanggung jawab terhadap produksi pertanian.

Alhasil, pada akhir tahun 2025 produksi beras meningkat sekitar 13,36 persen dibandingkan tahun 2024. Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi. Bahkan Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 meningkat sebesar 1,5 persen.

Namun, tiba-tiba Presiden Prabowo bersepakat dengan pemerintah Amerika Serikat untuk mengimpor beras sebanyak 1.000 ton.

Apakah ini merupakan kekhawatiran Amerika Serikat bahwa beras mereka tidak bisa diserap oleh negara pengimpornya?

Menurut laporan Dewan Pangan Dunia, harga beras pada tahun 2026 turun drastis hingga 42 persen.

Disebutkan bahwa salah satu penyebabnya adalah Indonesia tidak lagi mengimpor beras.

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar bagi penulis.

Apakah kita mengimpor beras sebanyak 1.000 ton dari Amerika Serikat karena data produksi beras kita tidak akurat? Dengan kata lain, benarkah data yang selama ini disajikan oleh Badan Pusat Statistik?

Ataukah langkah tersebut dilakukan agar ekspor komoditas Indonesia lainnya dapat berjalan lebih lancar ke Amerika Serikat?

Kebijakan ini terasa cukup ironis.

Jika benar kita mengimpor beras dalam jumlah tersebut, maka Nilai Tukar Petani mau tidak mau bisa turun drastis. Dampaknya, semangat petani untuk menanam padi juga berpotensi menurun.

Mungkin untuk menggairahkan kembali petani, Direktur Perum Bulog sebagaimana diberitakan Kompas.com (5/3/2026), diberikan tugas untuk mengekspor beras sebanyak 1.000 ton.

Namun pertanyaannya, ke negara mana beras tersebut akan diekspor jika harga beras Indonesia harus bersaing dengan negara pengekspor lainnya?(Jun).

  • person
  • visibility 46
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi I DPR RI Soroti Nasib Wartawan, Desak Pemerintah Lindungi Industri Pers

    Komisi I DPR RI Soroti Nasib Wartawan, Desak Pemerintah Lindungi Industri Pers

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 41
    • 0Komentar

    JAKARTA,tvkito.com, – Komisi I DPR RI meminta pemerintah serius memperhatikan kesejahteraan pekerja media, terutama jurnalis atau wartawan, yang saat ini banyak dirumahkan hingga dipecat akibat perusahaan pers tidak mampu lagi membayar gaji.   Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal MI, mengungkapkan bahwa kesulitan keuangan yang dialami sejumlah perusahaan pers saat ini tidak lepas dari […]

  • Paslon Ratna Machmud – Suprayitno Deklarasi Akbar Kukuhkan Tekad dan Lanjutkan Musi Rawas Mantab

    Paslon Ratna Machmud – Suprayitno Deklarasi Akbar Kukuhkan Tekad dan Lanjutkan Musi Rawas Mantab

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS.com – Paslon Ratna Machmud – Suprayitno deklarasi akbar untuk pemenangan Bupati/Wakil Bupati Musi Rawas pada Pilkada 2024, di Taman Beregam, Muara Beliti, Selasa (27/8/2024). Paslon Ratna Machmud – Suprayitno maju ke Pilkada Musi Rawas 2024 diusung 8 partai politik (Parpol) Partai Golkar, PKB, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PKS, PBB, PAN dan Partai Demokrat. Pada […]

  • Silaturahmi Lebaran, Yuliansyah Tempuh Perjalanan dari Lampung Timur Demi Temui Sahabat Lama di Lubuk Linggau

    Silaturahmi Lebaran, Yuliansyah Tempuh Perjalanan dari Lampung Timur Demi Temui Sahabat Lama di Lubuk Linggau

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 204
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Momen Hari Raya Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi. Hal inilah yang dilakukan Yuliansyah, warga Lampung Timur, yang menyempatkan diri pulang ke Kota Lubuk Linggau untuk bertemu keluarga sekaligus sahabat lamanya. Yuliansyah, yang merupakan alumni SMA PGRI Lubuk Linggau, diketahui memiliki lima sahabat dekat yang berasal dari berbagai daerah. […]

  • Wakaf Mata Hati Gelar Program SETARA dalam Safari Ramadhan 1447 H di Karimun

    Wakaf Mata Hati Gelar Program SETARA dalam Safari Ramadhan 1447 H di Karimun

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 57
    • 0Komentar

    KARIMUN – Lembaga Wakaf Mata Hati kembali menggelar program sosial bertajuk SETARA MH (Sedekah Iftar Ramadhan Mata Hati) dalam rangka Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Lembaga yang bergerak di bidang sosial, pendidikan, dan dakwah di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau ini membentuk panitia khusus untuk melaksanakan program rutin tahunan tersebut selama bulan suci Ramadhan. […]

  • Tingkatkan Kualitas Fisik dan Mental, Personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Latihan Brifit Warriors

    Tingkatkan Kualitas Fisik dan Mental, Personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Latihan Brifit Warriors

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Lubuk Linggau, tvkito.com, Selasa 12/08/2025,- Guna meningkatkan kemampuan fisik dan mental Personel Korps Brimob Polri dalam melaksanakan tugas keamanan, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kecepatan dan ketangkasan, Personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor melaksanakan latihan Brifit Warriors di Mako Batalyon B Pelopor, Selasa (12/08/2025).   Brifit Warriors adalah nama yang menggabungkan “Brimob” dan “Calisthenics” […]

  • Puasa dan Krisis Integritas Elit Politik  Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)

    Puasa dan Krisis Integritas Elit Politik Oleh: Aceng Syamsul Hadie (ASH)

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Setiap bulan Ramadhan, masyarakat Indonesia menyaksikan peningkatan aktivitas religius yang sangat signifikan. Masjid-masjid dipenuhi jamaah, ceramah keagamaan digelar di berbagai tempat, dan simbol-simbol kesalehan tampak semakin dominan di ruang publik. Namun di balik atmosfer spiritual tersebut, muncul sebuah pertanyaan mendasar yang layak diajukan secara kritis: apakah puasa benar-benar mampu membentuk integritas moral dalam kehidupan sosial […]

expand_less