AgamaNewsPeristiwa

Tangis Haru Pecah di Bulan Muharram, Kapolres Lubuk Linggau Santuni Puluhan Anak Yatim di Pondok Al-Fatih

0
×

Tangis Haru Pecah di Bulan Muharram, Kapolres Lubuk Linggau Santuni Puluhan Anak Yatim di Pondok Al-Fatih

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

LUBUK LINGGAU – Memasuki momentum sakral bulan Muharram 1448 Hijriah, Yayasan Pondok Al-Fatih Kota Lubuk Linggau menggelar kegiatan santunan dan doa bersama bagi anak yatim, piatu, serta kaum dhuafa, Kamis malam (25/6/2026).

Kegiatan religius yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di markas yayasan di Jalan Kalur, RT 10, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Pondok Al-Fatih, Kyai Anisul Fuad, S.Ag., Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, Kapolsek Lubuk Linggau Selatan I Iptu Dedi Ardiyanto, Kasat Samapta AKP Subardi, serta Kasat Binmas AKP Nyoman Sutisna.

Turut hadir pula unsur pemerintah daerah dan kewilayahan, yakni Camat Lubuk Linggau Selatan II Widiya Wulan Dari, Lurah Marga Rahayu Sudarso, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.  Total sekitar 50 orang mengikuti kegiatan penuh makna tersebut.

Momentum Menghidupkan Syiar Islam

Kegiatan santunan dan doa bersama ini menjadi bentuk nyata syiar Islam di Bumi Silampari, sekaligus menghidupkan nilai-nilai kepedulian sosial yang begitu kuat di bulan Muharram—bulan yang identik dengan kasih sayang kepada anak yatim.

Bertepatan dengan hari Asyura, doa-doa keselamatan untuk bangsa dan daerah dipanjatkan melalui lantunan doa yang dipimpin para santri dan anak-anak yatim, menciptakan suasana yang penuh haru dan kekhusyukan.

Ketua Yayasan Pondok Al-Fatih, Kyai Anisul Fuad, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepedulian jajaran kepolisian dan pemerintah setempat.

Menurutnya, sinergi antara ulama dan umara merupakan potret indah dalam menjaga kesejahteraan mental, spiritual, dan sosial masyarakat, terutama anak-anak yang kehilangan sosok orang tua.

Santunan untuk 50 Penerima Manfaat

Sebagai puncak kegiatan, Kapolres Lubuk Linggau bersama Ketua Yayasan dan unsur Forkopimcam menyerahkan santunan secara langsung kepada 50 penerima manfaat.

Santunan tersebut diberikan kepada 40 anak yatim dan piatu, serta 10 warga dhuafa prasejahtera yang tinggal di sekitar pondok pesantren.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam ruang-ruang keagamaan merupakan komitmen untuk selalu hadir dan dekat dengan masyarakat.

“Bulan Muharram membawa pesan kepedulian sosial yang sangat kuat. Melalui doa bersama anak-anak kita yang mulia ini, kami berharap Kota Lubuk Linggau selalu diberkahi keamanan, ketertiban, dan kedamaian,” ujarnya.

Ia menambahkan, santunan yang diberikan bukan semata bantuan materi, melainkan bentuk kasih sayang dan tanggung jawab moral agar anak-anak yatim tetap semangat meraih masa depan.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan.

Suasana haru begitu terasa saat prosesi penyerahan santunan berlangsung, sebelum akhirnya acara ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh tamu undangan serta anak-anak binaan Yayasan Al-Fatih.(Jun)