Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Board of Peace: Pergeseran Orientasi Politik Luar Negeri Indonesia Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., M.M. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN – Asosiasi Wartawan Internasional

Board of Peace: Pergeseran Orientasi Politik Luar Negeri Indonesia Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., M.M. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN – Asosiasi Wartawan Internasional

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keputusan Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP) patut dibaca sebagai pergeseran serius—bahkan kemunduran—dalam orientasi politik luar negeri Indonesia.

Kebijakan ini tidak bisa dipahami sekadar sebagai diplomasi pragmatis, melainkan sebagai pilihan geopolitik yang berpotensi mengaburkan mandat konstitusional Indonesia sekaligus melemahkan perjuangan kemerdekaan Palestina.

BoP bukan lembaga multilateral dalam pengertian normatif.

Ia tidak lahir dari konsensus global, tidak berbasis kesetaraan negara, dan tidak tunduk pada mekanisme akuntabilitas internasional yang jelas.

Dalam perspektif teori hubungan internasional, BoP lebih tepat disebut sebagai power-based peace mechanism—instrumen stabilitas yang dikendalikan aktor dominan.

Model ini dalam literatur akademik dikenal sebagai hegemonic peace, yakni perdamaian yang ditentukan oleh kepentingan kekuatan besar, bukan oleh keadilan dan hukum internasional.

Dalih bahwa BoP diperlukan karena kegagalan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga problematik.

Secara akademis, PBB tidak gagal karena kekurangan norma hukum, melainkan karena disandera politik veto dan standar ganda negara-negara kuat.

Pendudukan Israel atas Palestina telah dinyatakan ilegal melalui berbagai resolusi PBB dan ditegaskan dalam putusan Mahkamah Internasional.

Yang absen bukanlah hukum, melainkan kemauan politik untuk menegakkannya.

Membentuk mekanisme baru di luar PBB bukanlah solusi atas krisis penegakan hukum internasional.

Sebaliknya, langkah itu justru berpotensi mendelegitimasi tatanan hukum global dan mendorong dunia kembali diatur oleh relasi kuasa, bukan norma.

Dalam konteks Gaza, implikasi BoP bahkan lebih berbahaya. Gaza berisiko direduksi dari persoalan kolonialisme dan pendudukan menjadi sekadar isu stabilitas kawasan dan krisis kemanusiaan.

Pendekatan ini dalam kajian pascakolonial dikenal sebagai depoliticization of occupation—menghapus akar struktural penjajahan dan menggantinya dengan manajemen teknokratis. Gaza “didamaikan”, tetapi tidak pernah dimerdekakan.

Pendekatan stabilitas tanpa kedaulatan ini mencerminkan wajah neo-kolonialisme kontemporer.

Penjajahan tidak lagi tampil secara kasar, melainkan dibungkus dengan bahasa perdamaian, rekonstruksi, dan keamanan. Dalam skema ini, hak menentukan nasib sendiri rakyat Palestina secara sistematis tersisih.

Di titik inilah kebijakan Presiden Prabowo layak dipersoalkan secara konstitusional. Pembukaan UUD 1945 secara tegas menolak segala bentuk penjajahan.

Amanat ini tidak memberi ruang bagi kompromi moral terhadap kolonialisme, apalagi jika kolonialisme tersebut dikemas sebagai proyek perdamaian global.

Bergabung dengan BoP berarti mempertaruhkan konsistensi prinsip politik luar negeri bebas aktif yang sejak awal dimaknai sebagai keberpihakan pada keadilan dan anti-kolonialisme.

Netralitas antara penjajah dan yang dijajah bukanlah posisi objektif, melainkan sikap politis yang cenderung menguntungkan pihak yang berkuasa.

Jika Indonesia benar-benar ingin berkontribusi pada perdamaian Gaza, jalannya sudah jelas: mendorong pengakuan negara Palestina, mendukung akuntabilitas kejahatan perang melalui mekanisme hukum internasional, menekan penghentian blokade, serta memperkuat multilateralisme berbasis hukum—bukan menggantinya dengan forum eksklusif berbasis kuasa.

BoP menawarkan stabilitas tanpa kemerdekaan dan perdamaian tanpa keadilan.

Bagi Gaza, itu bukan solusi—melainkan kelanjutan penindasan dalam wajah baru.

Sumber: ASH

Editor: Tim Redaksi

  • person
  • visibility 43
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personil Batalyon B Pelopor mengikuti Upacara HUT TNI ke-80 di Lubuklinggau

    Personil Batalyon B Pelopor mengikuti Upacara HUT TNI ke-80 di Lubuklinggau

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 32
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com, – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke‑80, Wadanyon B Pelopor Kompol Ojang S.Sos., M.M., mewakili Danyon B Pelopor AKBP Andiyano, S.K.M.,M.H., bersama personel, mengikuti upacara peringatan yang digelar di Lapangan Eks Kompi 141/AYP, Taba Pingin, Kota Lubuklinggau, minggu (05/10/2025) “Semoga dengan bertambahnya usia ini, TNI bisa selalu menjadi garda […]

  • 15 Ton Beras “Diserbu” Warga, Gerakan Pangan Murah Sinergi Polres Musi Rawas Bersama Polsek Muara Beliti dan Bulog

    15 Ton Beras “Diserbu” Warga, Gerakan Pangan Murah Sinergi Polres Musi Rawas Bersama Polsek Muara Beliti dan Bulog

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,tvkito.com,Rabu 23/08/2025, – Masyarakat Kecamatan Muara Beliti dan Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), berbondong-bondong datang ke Mapolsek Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Rabu (27/08/2025). Kedatangan masyarakat tidak lain untuk merasakan manfaat dari upaya sinergitas Polres Musi Rawas (Mura), dan Polsek Muara Beliti bersama Bulog Cabang Lubuklinggau, melalui, “Gerakan Pangan Murah” […]

  • Tak Berkutik! Dua Pria Diamankan Saat Transaksi Narkoba di Kafe Petanang

    Tak Berkutik! Dua Pria Diamankan Saat Transaksi Narkoba di Kafe Petanang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 178
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil membongkar praktik penyalahgunaan narkoba di sebuah kafe di kawasan Petanang yang disinyalir kerap dijadikan lokasi transaksi barang haram. Dalam operasi senyap yang digelar pada Jumat dini hari (20/3/2026) sekitar […]

  • Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan, Anak Yatim Kali Serayu Diajak Belanja Baju Lebaran

    Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan, Anak Yatim Kali Serayu Diajak Belanja Baju Lebaran

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 373
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan berbagi yang digelar Paguyuban Masjid Nabilla bersama anak-anak yatim piatu di Kelurahan Kali Serayu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, Minggu (8/3/2026). Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang tinggal beberapa hari lagi, para pengurus paguyuban yang diketuai Santo, didampingi Ketua RT 01 […]

  • Lailatul Qadar: Misteri Ilahi dan Revolusi Spiritual Umat  Oleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

    Lailatul Qadar: Misteri Ilahi dan Revolusi Spiritual Umat Oleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Di tengah kesunyian sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh dunia memasuki fase paling sakral dalam perjalanan spiritualnya: pencarian malam Lailatul Qadar. Malam ini bukan sekadar momentum ritual ibadah, tetapi juga simbol besar tentang hubungan manusia dengan Tuhan—tentang harapan, rahmat, serta kemungkinan perubahan nasib manusia. Dalam Surah Al-Qadr, Allah menyebut Lailatul Qadar […]

  • Viral nya  ! ! !   Pemberitaan Skandal Dana Hibah di Kesra Musi Rawas Menarik Reaksi Dari Tokoh-Tokoh Pemuda Penggiat Anti Korupsi

    Viral nya  ! ! !   Pemberitaan Skandal Dana Hibah di Kesra Musi Rawas Menarik Reaksi Dari Tokoh-Tokoh Pemuda Penggiat Anti Korupsi

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Musi Rawas, tvkito.com , Selasa 11/02/2025,- Salah satunya Faisal efendi aktivis senior saat di temui awak media di hotel Lubuk Linggau dengan ada nya isu tentang dana hibah di kabag kesra Musi Rawas Selasa ( 11/02/2025 ) Lubuk Linggau, Sumatera Selatan  Dan diduga ada nya terlibat nya salah satu oknum Kapala dinas perkebunan Musi Rawas […]

expand_less