LUBUK LINGGAU – Kebakaran lahan semak belukar kembali terjadi di Kota Lubuk Linggau. Kali ini, kobaran api membakar lahan kosong berupa kaplingan yang belum dimanfaatkan di kawasan depan SD Negeri 64, RT 04, Kelurahan Air Temam, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Mendapat informasi tersebut, Polsek Lubuk Linggau Selatan I langsung bergerak cepat.
Personel Piket SPK Regu II dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan mencegah api semakin meluas.
Setibanya di lokasi, proses penanganan dipimpin langsung Kapolsek Lubuk Linggau Selatan I IPTU Dedi Ardiyanto, didampingi KBO Samapta IPTU Sugeng, Kanit Pidsus Polres Lubuk Linggau IPTU Dodi Ruslan, serta Kanit Intel Polsek Lubuk Linggau Selatan I IPDA Kopran Maryadi.
Petugas kepolisian kemudian bergabung bersama warga yang sebelumnya telah berupaya melakukan pemadaman. Dengan keterbatasan sarana, api dikendalikan secara manual menggunakan ranting pohon dan air, sembari memastikan kobaran tidak merambat ke area lain.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan tanah kosong berupa kaplingan yang belum dimanfaatkan. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 2.500 meter persegi.
Salah seorang warga, Suyatman, menerangkan bahwa kobaran api pertama kali diketahui sekitar pukul 17.30 WIB. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api, namun keterbatasan peralatan membuat proses pengendalian tidak mudah.
Kehadiran personel kepolisian kemudian memperkuat upaya warga dalam menjinakkan kobaran api.
Petugas berjibaku melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke kawasan sekitar dan berpotensi membahayakan bangunan maupun permukiman warga.
Setelah hampir satu setengah jam dilakukan upaya pemadaman, sekitar pukul 19.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Namun, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Hingga sekitar pukul 19.30 WIB, personel tetap melakukan pengamanan dan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Polisi belum dapat memastikan sumber api maupun faktor yang menyebabkan lahan tersebut terbakar.
Polsek Lubuk Linggau Selatan I kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih kering.
Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan karena api dapat dengan cepat merambat dan menimbulkan dampak lebih luas.
Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Kewaspadaan sejak dini, kepedulian lingkungan, serta respons cepat ketika melihat titik api menjadi langkah penting untuk menjaga Lubuk Linggau tetap aman dari ancaman karhutla.
(JUN & TIM)













