Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aceng Syamsul Hadie: Bandara IMIP sebuah Anomali, Kelengahan Negara, dan Diduga Ada Pengkhianat Negara, Usut Tuntas!

Aceng Syamsul Hadie: Bandara IMIP sebuah Anomali, Kelengahan Negara, dan Diduga Ada Pengkhianat Negara, Usut Tuntas!

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta ,tvkito.com, – Polemik Bandara IMIP membuka satu kenyataan pahit: negara bisa dibuat tak berdaya di wilayahnya sendiri bila fungsi pengawasan publik dilemahkan dan diserahkan kepada entitas swasta.

Ketika Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut bandara tersebut sebagai “anomali”, ia sesungguhnya sedang mengungkap problem struktural yang sudah lama diabaikan, bahwa infrastruktur strategis bisa berjalan tanpa perangkat negara, dan itu dibiarkan bertahun-tahun.

“Bandara IMIP sebuah Anomali, sebuah penyimpangan dari aturan yang umum, ini merupakan kelengahan Negara, dan diduga keras ada pengkhianat negara, ini harus diusut tuntas agar  tidak mengundang analisa-analisa liar “, desak Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Aceng menjelaskan bahwa bandara bukan sekadar pintu mobilitas. Ia adalah titik kedaulatan negara — ruang di mana bea cukai, imigrasi, kepolisian, dan TNI harus hadir sebagai wakil negara. Hilangnya kehadiran itu bukan sekadar maladministrasi; itu adalah cacat kedaulatan.

Aceng mengungkap faktanya, Bandara IMIP, meski menyandang status “bandara khusus”, beroperasi secara penuh—menerima penerbangan reguler, mengelola arus manusia dan logistik, serta menjadi jalur keluar masuk pekerja dan bahan baku. Namun, dalam operasionalnya, negara absen.

Tidak ada aparat imigrasi, tidak ada kontrol barang, tidak ada pengawasan lalu lintas udara. Ini membuat bandara itu lebih mirip zona otonom industri daripada bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Aceng memberi apresiasi atas respons tegas Menhan dan pengerahan TNI ke lokasi adalah langkah yang tepat dan perlu. Namun, pertanyaan besar tetap menggantung: bagaimana sebuah bandara bisa beroperasi puluhan bulan tanpa pengawasan negara dan tak satu pun kementerian teknis menyadarinya?

“Kita sedang melihat contoh konkret betapa lemahnya koordinasi institusi negara dalam menghadapi kekuatan ekonomi besar yang menguasai kawasan industri strategis”, tambahnya.

Aceng menegaskan bahwa Pemerintah, baik pusat maupun daerah, tak boleh lagi berlindung di balik istilah “bandara khusus”. Status itu bukan tiket bebas dari pengawasan negara. Tidak ada istilah wilayah udara privat di dalam NKRI. Tidak ada korporasi yang boleh menentukan siapa yang boleh masuk dan siapa yang tidak dalam operasi penerbangan.

Aceng menggaris-bawahi bahwa jika negara membiarkan satu bandara beroperasi tanpa aparatur negara, maka ia sedang membuka pintu bagi preseden berbahaya: munculnya ‘negara dalam negara’ di kawasan industri strategis.

“Bandara IMIP adalah peringatan keras, kedaulatan tidak cukup dipertahankan lewat retorika—ia harus ditegakkan dalam praktik”, pungkasnya.[JUN]. Sumber: ASH  Editor: Tim Redaksi.

  • person
  • visibility 49
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agenda Paripurna DPRD, Bupati Ratna Machmud Sampaikan LKPJ dan Keberhasilan Pembangunan

    Agenda Paripurna DPRD, Bupati Ratna Machmud Sampaikan LKPJ dan Keberhasilan Pembangunan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Bupati Musirawas, Hj Ratna Machmud mengatakan ada 769 gedung sekolah di Kabupaten Musirawas. Sejumlah gedung itu terdiri dari PAUD, SD atau MI dan SMP, MTS baik Negeri maupun swasta dengan jumlah 85.149 unit. Dan sudah di sertifikasi sebesar 1.642 orang yang terdiri dari guru TK, SD, SMP dan pengawas sekolah.  “Diharapkan akan terjadi […]

  • Raker Komisi IV DPR Pertanyakan Data Lisdes ke PLN

    Raker Komisi IV DPR Pertanyakan Data Lisdes ke PLN

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 34
    • 0Komentar

    JAKARTA, musirawas.com – Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam mengangap Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak konsisten dengan programnya. “Dua tahun lalu, PLN mengatakan tidak akan mengusulkan kembali PMN untuk program Listrik Desa (Lisdes). Ini malah akan kembali mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada APBN 2025 untuk program Listrik Desa sejumlah Rp3 triliun,” ujar Mufti […]

  • Dugaan Pungli dan Pemalsuan SPH Yang Terjadi Di Salah Satu Cabang Bank Mandiri Musi Rawas Menjadi Perhatian Presiden SKHI

    Dugaan Pungli dan Pemalsuan SPH Yang Terjadi Di Salah Satu Cabang Bank Mandiri Musi Rawas Menjadi Perhatian Presiden SKHI

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Musi Rawas,Sumsel,tvkito.com   Sabtu 16/11/2024,- Dugaan pungli dan dugaan pembuatan SPH palsu untuk perlengkapan persyaratan dalam pengajuan kredit usaha rakyat yang di lakukan oknum,dari sumber dan data yang saya dapat saya akan kawal dugaan ini, karena dari sumber yang saya dapat ” Kalau setiap pencairan dana kredit usaha rakyat KUR Di minta oknum -+15 % […]

  • Gibran Akan Berkantor di Papua, Dapat Penugasan Khusus dari Prabowo

    Gibran Akan Berkantor di Papua, Dapat Penugasan Khusus dari Prabowo

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 35
    • 0Komentar

    JAKARTA,tvkito.com,Rabu 09/07/2025,- Presiden Prabowo Subianto disebut akan memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka  untuk berkantor di Papua.   Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dalam acara Launching Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Tahun 2024, pada Rabu (02/07/2025).   “Concern pemerintah […]

  • Rumdin Wali Kota Lubuk Linggau Mau Pindah, Dinilai Tak Peka Kebutuhan Masyarakat

    Rumdin Wali Kota Lubuk Linggau Mau Pindah, Dinilai Tak Peka Kebutuhan Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 33
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU,Linggaubisnis.com,Selasa 16/09/2025,  – Polemik pemindahan Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Lubuk Linggau ke Eks Pekantoran Pemkab Musi Rawas mencerminkan Wali Kota lebih mendahulukan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat luas hal ini disampaikan oleh Sugeng Prayoga Eks Pengurus PB HMI Periode 2013-2015.   Ketua OKP Garda Muda Palapa Silampari ini menjelaskan bahwa Wali Kota tidak […]

  • English Teachers from Vocational High Schools Across Jombang Regency Hold MGMP Gathering and Halal Bihalal at SMK Negeri Kudu

    English Teachers from Vocational High Schools Across Jombang Regency Hold MGMP Gathering and Halal Bihalal at SMK Negeri Kudu

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jombang, tvkito.com , Wednesday,April ,30th 2025, – In a spirit of togetherness and professional development, English teachers from vocational high schools (SMKs) across Jombang Regency convened for a subject teachers’ forum (Musyawarah Guru Mata Pelajaran/MGMP) and Halal Bihalal gathering. The event was held on Wednesday, April 30th , 2025, at the Sandhyakala Hall of SMK […]

expand_less