Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aceng Syamsul Hadie: Ucapan Prabowo Soal ‘Sawit Karunia Tuhan’ Dinilai Tidak Elok di Tengah Bencana Sumatera

Aceng Syamsul Hadie: Ucapan Prabowo Soal ‘Sawit Karunia Tuhan’ Dinilai Tidak Elok di Tengah Bencana Sumatera

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,tvkito.com,  – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kelapa sawit sebagai karunia Tuhan untuk Indonesia’ menuai sorotan tajam, terutama karena disampaikan tepat ketika Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilanda banjir dan tanah longsor besar yang menelan korban jiwa serta merusak ribuan rumah warga.

Aceng Syamsul Hadie menyoroti ucapan Prabowo Subianto yang dinilai janggal dan kurang elok didengar oleh masyarakat karena tidak tepat dan tidak sesuai kondisi.

“Ucapan Prabowo soal ‘Sawit karunia’ dinilai tidak elok di tengah bencana Sumatera”, ucap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Aceng yang juga selaku Pimpinan Redaksi Media Jejak Investigasi merasa prihatin, di saat masyarakat masih berjuang menyelamatkan keluarga, harta benda, dan akses hidup, ucapan tersebut dinilai banyak pihak sebagai ungkapan yang tidak elok secara etika publik.

Memang benar bahwa sawit merupakan komoditas strategis, namun konteks bencana membuat pernyataan itu terasa tidak selaras dengan suasana duka dan penderitaan yang melanda warga Sumatera.

Sedangkan hasil dari investigasi, sejumlah laporan dan kajian menunjukkan bahwa ekspansi sawit di Sumatera memiliki keterkaitan dengan kerusakan ekosistem.

Data terbaru menunjukkan setidaknya 10,7 juta hektare perkebunan sawit berdiri di pulau ini, dan sekitar 5,97 juta hektare di antaranya berada di zona ekologis yang tidak layak, termasuk wilayah hulu, daerah aliran sungai (DAS), dan kawasan rentan hidrologis. Kondisi ini diduga memperburuk risiko banjir bandang serta longsor yang berulang dalam beberapa tahun terakhir.

Di tengah fakta tersebut, kritik publik menguat. Pemerintah dinilai tidak cukup cepat mengakui bahwa tata kelola lahan dan konsesi sawit berkontribusi pada kerentanan ekologis Sumatera.

“Pernyataan yang memuji sawit pada saat korban masih dievakuasi dianggap mencerminkan minimnya empati dan kurangnya kepekaan terhadap realitas di lapangan”, tambahnya.

Aceng menjelaskan, sekarang para pemerhati lingkungan menegaskan harapannya bahwa yang dibutuhkan saat ini bukanlah glorifikasi komoditas, melainkan langkah konkret negara.

Di antaranya, audit izin sawit secara menyeluruh, penghentian ekspansi di kawasan rawan bencana, pemulihan DAS dan hutan kritis, serta penegakan hukum pada perusahaan yang melanggar tata ruang dan merusak lingkungan.

“Dalam situasi krisis, seorang pemimpin dituntut untuk menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada rakyat. Fokus utama seharusnya adalah keselamatan warga, penanganan darurat, dan evaluasi mendalam atas akar penyebab bencana. Tanpa langkah korektif, bencana ekologis di Sumatera dikhawatirkan akan terus berulang dan semakin memakan korban”, pungkasnya.[JUN].

Sumber: ASH

Editor: Tim Redaksi.

  • person
  • visibility 36
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden RI Prabowo Subianto Bertemu PM Laos Bahas Sektor Perdagangan

    Presiden RI Prabowo Subianto Bertemu PM Laos Bahas Sektor Perdagangan

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur,tvkito.com,  Selasa 27/05/2025,- Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone di sela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN.   Pertemuan kedua pemimpin berlangsung di Ruang Meeting, Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Senin (26/05/2025).   Pertemuan ini menjadi momen penting bagi kedua pemimpin dalam memperkuat hubungan bilateral […]

  • Lailatul Qadar: Misteri Ilahi dan Revolusi Spiritual Umat  Oleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

    Lailatul Qadar: Misteri Ilahi dan Revolusi Spiritual Umat Oleh Aceng Syamsul Hadie (ASH)

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Di tengah kesunyian sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh dunia memasuki fase paling sakral dalam perjalanan spiritualnya: pencarian malam Lailatul Qadar. Malam ini bukan sekadar momentum ritual ibadah, tetapi juga simbol besar tentang hubungan manusia dengan Tuhan—tentang harapan, rahmat, serta kemungkinan perubahan nasib manusia. Dalam Surah Al-Qadr, Allah menyebut Lailatul Qadar […]

  • Lepas Kontingen PORSADIN,  Pjs Bupati Musi Rawas Motivasi Semangat dan Junjung Sportifitas

    Lepas Kontingen PORSADIN, Pjs Bupati Musi Rawas Motivasi Semangat dan Junjung Sportifitas

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Musi Rawas, Deva Octavianus Coriza melepas kontingen Pekan Olahraga dan Seni Diniyah Takmiliyah (PORSADIN), perwakilan Kabupaten Musi Rawas di Rumah Pendopoan Kabupaten Musi Rawas pada, Senin (21/10/2024). Ketua Tim Pelaksana Ustadz Rahmat Alfian menjelaskan, bahwasanya santri yang di berangkatkan untuk mewakili Kabupaten Musi Rawas untuk mengikuti PORSADIN berjumlah 25 […]

  • Brimob Peduli, Batalyon B Pelopor Tebar Kepedulian Lewat Bakti Sosial di Lubuklinggau.

    Brimob Peduli, Batalyon B Pelopor Tebar Kepedulian Lewat Bakti Sosial di Lubuklinggau.

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 43
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com, Jumat  26/09/2025, — Wujud nyata kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor.  Melalui kegiatan sosial bertajuk ”  Brimob Peduli “, puluhan personel Brimob bersama Bhayangkari terjun langsung membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di  Mako Batalyon B Pelopor, Jumat (26/09/2025)   Dipimpin langsung oleh ” Komandan […]

  • Hari Statistik Nasional, Siddokes Polres Musi Rawas Berperan Aktif Donor Darah Bersama BPS Kabupaten Mura

    Hari Statistik Nasional, Siddokes Polres Musi Rawas Berperan Aktif Donor Darah Bersama BPS Kabupaten Mura

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,tvkito.com, – Polres Musi Rawas (Mura), melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Siddokes), menghadiri berperan serta dalam Bakti Sosial (Baksos), Donor Darah Hari Statistik Nasional Tahun 2025 di Kantor BPS Kabupaten Mura, Jumat (26/09/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH,SIK,MH, diwakili, Kasi Dokkes Zarmis Sumarni didampingi, Kasikum, AKP Harun Ashari […]

  • Pengawasan Dana BOS Disdik Mura Tanpa SOP, Potensi Penyalahgunaan Hingga Rp8,2 Miliar

    Pengawasan Dana BOS Disdik Mura Tanpa SOP, Potensi Penyalahgunaan Hingga Rp8,2 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 32
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pengawasan dan Pengelolaan Dana BOS SD/SMP di Kabupaten Musi Rawas dilakukan tanpa Standar Operasional dan Prosedur. Hal ini berpotensi terjadi penyalahgunaan Dana BOS hingga Rp8.221.100.000,00 pada tahun 2022. Analisa ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemkab Musi Rawas Tahun 2022. Dalam uraian, Laporan Realisasi Anggaran […]

expand_less