Lubuk Linggau – Kepedulian dan pelayanan humanis kembali ditunjukkan jajaran Polwan atau Srikandi Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan. Saat tengah menjalankan tugas pengamanan Shalat Jumat, para Srikandi justru mendapat permintaan pertolongan dari seorang perempuan yang mengaku ditinggalkan oleh suaminya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 4 September 2026, ketika perempuan itu mendatangi Regu I Pam Shalat Jumat Srikandi Polres Lubuk Linggau yang sedang melaksanakan pengamanan di Masjid Agung As-Salam, Kelurahan Pemiri, Kota Lubuk Linggau.
Mendapat laporan tersebut, Aiptu Christina Caroline Tupessy selaku Komandan Regu I bersama Brigpol Mutiara Putri Ramadhina dan Bripda Chilvana Putri langsung bergerak melakukan penelusuran untuk mencari keberadaan suami perempuan tersebut di sekitar lokasi.
Tak hanya menyisir kawasan sekitar masjid, personel juga berkoordinasi dengan pengurus masjid serta melakukan pengecekan rekaman CCTV guna mendapatkan informasi yang dapat membantu menemukan keberadaan pria tersebut.
Di tengah proses pencarian, para Srikandi juga memberikan pendampingan kepada perempuan tersebut. Dengan pendekatan yang humanis, personel berupaya menenangkan dan memberikan rasa aman karena perempuan itu berada dalam kondisi kebingungan.
Keterangan yang diperoleh, perempuan tersebut bahkan tidak mengetahui secara pasti alamat tempat tinggal suaminya di wilayah Curup, sehingga pencarian mengalami keterbatasan informasi.
Melihat kondisi tersebut, Regu I kemudian mengambil langkah solutif.
Setelah memastikan perempuan tersebut berada dalam kondisi aman, personel membantu mencarikan sekaligus memesankan travel menuju Provinsi Lampung, sehingga perempuan itu dapat melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya dengan lebih aman.
Langkah cepat dan kepedulian yang diberikan para Srikandi Polres Lubuk Linggau tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan perlindungan, pelayanan serta bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di tengah situasi ketika seseorang kehilangan arah dan kebingungan harus melangkah ke mana, kepedulian menjadi jembatan untuk mengantarkan kembali menuju tempat yang aman untuk pulang.
Polri hadir bukan hanya untuk mengamankan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan kemanusiaan bagi masyarakat.
(TIM RED)













