Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gencatan Senjata Hamas–Israel Fase Pertama: Akankah Palestina Merdeka Secara Utuh? Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Gencatan Senjata Hamas–Israel Fase Pertama: Akankah Palestina Merdeka Secara Utuh? Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GAZA / WASHINGTON, tvkito.com , Jumat 10/10/2025, —  Kesepakatan gencatan senjata tahap pertama antara Israel dan Hamas yang diumumkan pada 8 Oktober 2025 mencakup pembebasan seluruh sandera dari Gaza dan penarikan pasukan Israel ke garis yang disetujui.

Kesepakatan ini disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington D.C., dan dikonfirmasi oleh Qatar sebagai mediator utama.

Dalam kesepakatan ini, kedua belah pihak sepakat menghentikan serangan militer sebagai bagian dari fase awal perundingan. Israel akan menarik pasukannya ke garis yang telah disetujui, sementara Hamas akan membebaskan sandera Israel yang masih hidup, diimbangi dengan pembebasan ribuan tahanan Palestina.

Jalur bantuan kemanusiaan juga diperluas. Setidaknya puluhan truk bantuan akan dikirim ke Gaza setiap hari di tahap awal implementasi kesepakatan, dengan pengawasan ketat negara-negara mediator seperti Mesir, Qatar, dan Turki.

Namun, banyak pihak mengingatkan bahwa ini baru fase pertama. Pembahasan soal pemerintahan pasca-perang Gaza, status Hamas, pelucutan senjata, dan batas wilayah definitif akan dibahas di tahap selanjutnya.

PBB menyerukan semua pihak agar menepati komitmen dan memanfaatkan momentum ini menuju solusi dua negara.

Sementara itu, sebagian pejabat Israel masih menunjukkan kekhawatiran atas pembebasan tahanan Palestina yang dianggap berisiko bagi keamanan nasional.

Gencatan senjata ini disambut dengan harapan dan keraguan. Rekam jejak Israel dalam setiap perjanjian yang kerap dilanggar membuat banyak pihak masih skeptis.

Namun, harapan tetap ada—bahwa pada akhirnya, keadilan dan kemerdekaan sejati bagi Palestina akan tiba.

“Apapun yang terjadi, pasti Allah akan terlibat dan menolongnya. Free Palestine and Free Gaza,” tutup tulisan ini.[Jun].Sumber: ASH  Editor: Tim Redaksi

  • person
  • visibility 45
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Peran Paralegal Dilingkungan Masyarakat Kota Lubuk Linggau

    Pentingnya Peran Paralegal Dilingkungan Masyarakat Kota Lubuk Linggau

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 41
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com, – Persoalan sengketa antar warga kembali mencuat di Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1, Kota Lubuklinggau.   Senin (15/09/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, seorang warga RT 03 bernama Nazaruddin (55) menyampaikan keluhannya kepada tim Paralegal terkait keberadaan bangunan yang berdiri di samping rumahnya.   Menurut keterangan, bangunan tersebut menimbulkan sejumlah dampak negatif, mulai […]

  • Polres Lubuk Linggau Amankan Ibadah Paskah di GMI Anugerah, Suasana Aman dan Khidmat

    Polres Lubuk Linggau Amankan Ibadah Paskah di GMI Anugerah, Suasana Aman dan Khidmat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 195
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Jajaran Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan ibadah keagamaan. Pada Selasa (31/3/2026), pengamanan ketat dilakukan dalam rangka rangkaian Ibadah Kebaktian Paskah (peringatan wafat dan kebangkitan Isa Almasih) di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Anugerah, Kota Lubuk Linggau. Kegiatan ini merupakan bagian […]

  • Peringati HUT ke-66  Pelopor, Brimob Linggau Gelar Tradisi Penyucian Tunggul

    Peringati HUT ke-66 Pelopor, Brimob Linggau Gelar Tradisi Penyucian Tunggul

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 34
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com,Sabtu 13/09/2025, — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-66  Pelopor Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor melaksanakan tradisi penyucian Tunggul “Catra Dira Legawa” bertempat di Aula Mako Batalyon B Pelopor, pada Sabtu (13/09/2025).   Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano, S.K.M.,M.H., serta diikuti oleh seluruh […]

  • Pelayanan Publik Batalyon B Pelopor, Laksanakan Gatur Pagi di Titik Rawan Kemacetan Lubuklinggau.

    Pelayanan Publik Batalyon B Pelopor, Laksanakan Gatur Pagi di Titik Rawan Kemacetan Lubuklinggau.

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 37
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com, Senin 22/09/2025,  – Dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan, Satuan Brimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor kembali melaksanakan kegiatan rutin pengaturan lalu lintas (Gatur Pagi) di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Lubuklinggau, Senin pagi (22/09/2025). Kegiatan ini difokuskan di depan MTS Negeri 1 Lubuklinggau, Jalan Jenderal Sudirman, dan […]

  • Walaupun KUHP Baru Diberlakukan, Wartawan Tetap Tidak Bisa Dipidanakan

    Walaupun KUHP Baru Diberlakukan, Wartawan Tetap Tidak Bisa Dipidanakan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 204
    • 0Komentar

    MAJALENGKA  – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru menimbulkan kegelisahan di kalangan insan pers nasional. Hal ini dipicu oleh beragam penafsiran terhadap sejumlah pasal yang dinilai berpotensi bersinggungan dengan kerja jurnalistik dan kebebasan pers, khususnya pasal-pasal yang mengatur penyebaran berita bohong atau menyesatkan. Beberapa pasal dalam KUHP baru, antara lain Pasal 218, 219, 220, […]

  • Aceng Syamsul Hadie: Berakhirnya Perjanjian Nuklir Rusia–Amerika Jadi Alarm Keras bagi Peradaban

    Aceng Syamsul Hadie: Berakhirnya Perjanjian Nuklir Rusia–Amerika Jadi Alarm Keras bagi Peradaban

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA — Berakhirnya perjanjian pengendalian senjata nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat dinilai bukan sekadar kegagalan diplomasi teknis, tetapi menandai kemunduran serius dalam tata kelola keamanan global. Untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Dingin, dua negara pemilik lebih dari 90 persen hulu ledak nuklir dunia tidak lagi terikat pada batasan kuantitatif yang transparan dan dapat […]

expand_less