Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hentikan Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Jangan Biarkan Tentara Indonesia Terjebak Oleh Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

Hentikan Rencana Pengiriman Pasukan ke Gaza, Jangan Biarkan Tentara Indonesia Terjebak Oleh Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penolakan Forum Purnawirawan Prajurit TNI terhadap rencana pengiriman 8.000 pasukan ke Gaza bukan sekadar ekspresi emosional para senior militer.

Sikap tersebut merupakan koreksi strategis yang berpijak pada konstitusi, hukum internasional, serta doktrin politik luar negeri Indonesia.

Ketika Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan keterlibatan Indonesia dalam skema Board of Peace (BoP) yang digagas oleh Donald Trump, pertanyaan mendasar yang harus dijawab bukanlah soal kesiapan pasukan, melainkan legitimasi politik dan legalitas internasionalnya.

Mandat PBB sebagai Fondasi Legitimasi

Dalam praktik operasi pemeliharaan perdamaian, keterlibatan militer suatu negara di wilayah konflik mensyaratkan mandat eksplisit dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Mandat tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi legitimasi hukum internasional.

Tanpa resolusi Dewan Keamanan PBB, pengerahan pasukan berpotensi dikategorikan sebagai bentuk intervensi dalam konflik bersenjata yang belum mencapai penyelesaian politik.

Dalam konteks Gaza—wilayah yang berada dalam pusaran konflik Israel–Palestina—ketiadaan mandat PBB berarti Indonesia memasuki wilayah hukum yang problematik dan penuh risiko.

Peacekeeping atau Peace Enforcement?

Secara akademis, peacekeeping berbeda secara mendasar dari peace enforcement.

Peacekeeping mensyaratkan persetujuan para pihak, netralitas, dan penggunaan kekuatan secara terbatas.

Peace enforcement membuka ruang penggunaan kekuatan militer aktif untuk memaksakan stabilitas.

Jika BoP mencantumkan pelucutan senjata Hamas sebagai mandat operasional, maka misi tersebut lebih mendekati peace enforcement.

Dalam skema demikian, TNI tidak lagi menjadi penjaga perdamaian, melainkan aktor yang terlibat langsung dalam dinamika konflik bersenjata.

Implikasinya bukan hanya militer, tetapi juga politik dan diplomatik.

Kredibilitas Diplomatik Indonesia

Indonesia selama ini membangun reputasi sebagai honest broker dalam isu Palestina.

Sejak pengakuan resmi terhadap Negara Palestina pada 1988, posisi Indonesia konsisten mendukung hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina.

Jika Indonesia bergabung dalam forum yang tidak menghadirkan representasi langsung Palestina dan berpotensi mengonsolidasikan arsitektur keamanan versi kekuatan besar, maka kredibilitas diplomatik tersebut dapat tergerus.

Pendekatan kebijakan Timur Tengah di era Trump juga menunjukkan kecenderungan unilateral.

Pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel serta normalisasi hubungan Israel dengan sejumlah negara Arab melalui Abraham Accords mencerminkan reposisi geopolitik yang tidak secara eksplisit memprioritaskan kemerdekaan Palestina.

Dalam perspektif teori hubungan internasional, pendekatan tersebut lebih dekat dengan realisme ofensif—di mana stabilitas didefinisikan oleh dominasi kekuatan, bukan oleh keadilan normatif.

Apabila BoP lahir dari paradigma serupa, maka partisipasi Indonesia berisiko menempatkan TNI sebagai instrumen dalam arsitektur kekuasaan yang tidak sepenuhnya netral.

Aspek Konstitusional

Secara konstitusional, Pasal 11 UUD 1945 mensyaratkan persetujuan DPR dalam pernyataan perang, pembuatan perdamaian, serta perjanjian internasional yang berdampak luas.

Pengerahan ribuan prajurit ke wilayah konflik jelas merupakan keputusan strategis yang memerlukan legitimasi politik nasional.

Tanpa proses deliberatif yang transparan dan akuntabel, keputusan tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan politik di dalam negeri.

Perdamaian yang Substantif

Argumentasi bahwa keterlibatan Indonesia adalah demi “perdamaian” tidak boleh diterima secara apriori.

Perdamaian yang tidak berbasis legitimasi multilateral dan tidak menjamin hak politik rakyat Palestina berpotensi menjadi stabilisasi semu—yakni penghentian kekerasan tanpa penyelesaian akar konflik.

Indonesia tidak boleh terjebak dalam konstruksi demikian.

Sikap tegas menolak pengiriman pasukan tanpa mandat PBB bukanlah bentuk anti-diplomasi.

Ia merupakan afirmasi terhadap prinsip bebas aktif yang otentik: aktif memperjuangkan keadilan global, tetapi bebas dari orbit kepentingan kekuatan mana pun.

Jika misi tersebut tidak sah secara multilateral, tidak transparan secara konstitusional, dan tidak jelas menjamin kemerdekaan Palestina, maka sikap yang rasional dan bermartabat adalah satu:

HENTIKAN.

Sumber: ASH

Editor: Tim Redaksi

  • person
  • visibility 25
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Macan Polres Lubuklinggau Berhasil Ungkap Kasus Penemuan Mayat, Ferry Isrop Ancungi Jempol

    Tim Macan Polres Lubuklinggau Berhasil Ungkap Kasus Penemuan Mayat, Ferry Isrop Ancungi Jempol

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, tvkito.com, Rabu 02/04/2025,- Hari kedua lebaran idul Fitri 1446 Hijriah, warga Lubuk Linggau dihebohkan penemuan mayat laki-laki. Kepolisian wilayah hukum Kota Lubuklinggau mendapat apresiasi dari penggiat control sosial terkait penanganan kasus dugaan adanya motif penganiayaan hingga menimbulkan korban meninggal dunia. Saat di mintai sudut pandang oleh awak media Rabu 2 april 2025. Ferry Isrop […]

  • Meninjau Akar Masalah Korupsi di PLN dan Solusi Mengatasinya

    Meninjau Akar Masalah Korupsi di PLN dan Solusi Mengatasinya

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Lubuklinggau,tvkito.com,Sabtu 15/03/2025,- PERMASALAHAN korupsi yang terjadi di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bukan merupakan fenomena baru di Indonesia. Dugaan Kasus korupsi PLN tahun 2008 yang melibatkan proyek PLTU di Kalimantan Barat senilai Rp1,2 triliun merupakan salah satu contoh nyata bagaimana praktik korupsi terjadi dalam proyek infrastruktur kelistrikan di Indonesia Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) […]

  • Bupati Musi Rawas Resmi Buka Kembali Objek Wisata Danau Aur

    Bupati Musi Rawas Resmi Buka Kembali Objek Wisata Danau Aur

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 9
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud meresmikan Objek Wisata Danau Aur Kabupaten Musi Rawas Tahun 2024  Kecamatan Sumber Harta, Sabtu (9/03/2024). Objek wisata danau Aur merupakan salah satu sektor destinasi wisata andalan yang ada di Kabupaten Musi Rawas. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa alam menyediakan semua hal agar manusia dapat berpikir, […]

  • Himbauan AKP Marjuni Kasat Lantas Polres Lubuklinggau

    Himbauan AKP Marjuni Kasat Lantas Polres Lubuklinggau

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, Sumsel,tvkito.com,Kamis 14/11/2024,- Polres Lubuklinggau dalam penanganan tertib berlalu lintas di wilayah kota Lubuklinggau hari ini melaksanakan giat razia gabungan tepatnya di kelurahan Simpang Priuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan I persimpangan empat Kota Lubuklinggau.  AKP Marjuni S.E., M.Si. Kasat Lantas Polres lubuklinggau memimpin langsung giat razia gabungan yang berlangsung, menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan hendaklah […]

  • SMAN 70 Terkenal Apa? Inilah 3 Fakta Menarik Sekolah yang Jadi Tempat ‘Uji Coba’ Program Makan Gratis Prabowo-Gibran

    SMAN 70 Terkenal Apa? Inilah 3 Fakta Menarik Sekolah yang Jadi Tempat ‘Uji Coba’ Program Makan Gratis Prabowo-Gibran

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Musirawas.com – Wakil Presiden RI Terpilih, Gibran Rakabuming Raka hadir dalam uji coba makan siang bergizi gratis di SMAN 70 Jakarta Selatan, pada Rabu, 9 Oktober 2024. Tampak dalam kegiatan uji coba makan gratis itu, Gibran ditemani Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Wakil presiden RI terpilih itu pun tampak menyoroti menu makan gratis […]

  • Batalyon B Pelopor Meriahkan Jalan Santai HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Mako Satbrimob Polda Sumsel

    Batalyon B Pelopor Meriahkan Jalan Santai HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Mako Satbrimob Polda Sumsel

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Palembang,Sumsel,tvkito.com,  — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Brimob Polri ke-80, Satbrimob Polda Sumatera Selatan  Batalyon B Pelopor turut ambil bagian dalam kegiatan jalan santai yang digelar di Mako Satbrimob Polda Sumsel, Sabtu (12/11/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh seluruh personel Brimob beserta Bhayangkari, dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. […]

expand_less