Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pertandingan Hukum Kasus Ijazah Jokowi || Ketika Wasit Ikut Bermain di Lapangan, Menjadi Semu

Pertandingan Hukum Kasus Ijazah Jokowi || Ketika Wasit Ikut Bermain di Lapangan, Menjadi Semu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM – Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

MAJALENGKA,tvkito.com,- Dalam setiap pertandingan, selalu ada kawan, lawan, dan wasit. Kawan menentukan solidaritas, lawan menguji ketangguhan, dan wasit menjadi penentu keadilan, wasit inilah yang harus diperankan oleh institusi kepolisian yang tampil sempurna dalam kenetralan. Namun, dalam “pertandingan hukum” yang disebut sebagai kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi, kita justru menyaksikan fenomena menarik: wasit tampak ikut bermain di lapangan.

 

Sejak awal, masyarakat disuguhi drama panjang antara Roy Suryo cs sebagai pihak yang mempertanyakan keaslian ijazah Presiden Jokowi, dan pihak Istana yang memilih diam namun jelas berkepentingan menjaga reputasi. Dalam logika hukum, seharusnya polisi — melalui Bareskrim atau Polda — berada di posisi netral, meneliti bukti dan menegakkan hukum dengan kepala dingin.

 

Namun, yang terlihat justru sebaliknya: penegak hukum lebih cepat menjerat pihak penanya ketimbang memverifikasi jawaban.

 

Pertanyaannya sederhana namun krusial:  Apakah pertandingan ini mempertemukan Roy Suryo cs melawan Jokowi,

atau sebenarnya Roy Suryo cs melawan Polisi, atau bahkan Roy Suryo cs melawan Jokowi dan Polisi sekaligus?

 

Jika menilik rangkaian peristiwa, tampak bahwa polisi tidak sekadar menjadi pengadil, melainkan bagian dari “tim pembela” dalam pertandingan ini. Ketika laporan soal dugaan ijazah palsu muncul, publik tidak pernah benar-benar melihat langkah verifikasi ilmiah, audit dokumen, atau uji laboratorium yang transparan. Yang muncul justru pasal pencemaran nama baik, seolah hukum lebih sibuk menjaga nama baik kekuasaan daripada menjaga objektivitas.

 

Inilah yang menimbulkan kesan bahwa “wasit meniup peluit bukan karena pelanggaran, tapi karena takut pada pemain tertentu.”

Padahal, dalam prinsip negara hukum, keberanian menegakkan keadilan justru diuji ketika yang dihadapi adalah kekuasaan itu sendiri.

 

Kasus ini bukan sekadar soal ijazah, tetapi soal legitimasi sistem hukum kita. Jika aparat penegak hukum kehilangan posisi netral, maka publik berhak khawatir: masihkah pertandingan hukum di negeri ini berlangsung adil?

Ataukah, seperti yang sering dikeluhkan masyarakat, “wasitnya sudah berpihak sejak peluit pertama dibunyikan”?

 

Fenomena ini memperlihatkan kecenderungan yang lebih luas: hukum berubah menjadi panggung, bukan arena pencarian kebenaran.

Ketika wasit meniup peluit bukan karena pelanggaran, tetapi karena takut pada pemain tertentu, maka publik tahu bahwa pertandingan telah kehilangan maknanya.

 

Keadilan sejatinya hanya bisa ditegakkan oleh keberanian — bukan keberpihakan. Dan keberanian itu diuji justru ketika yang berdiri di hadapan adalah kekuasaan itu sendiri.

 

Kasus dugaan ijazah palsu mungkin tampak sederhana di permukaan, tetapi sesungguhnya ia menyingkap persoalan mendasar: apakah hukum di negeri ini masih sanggup berdiri tegak tanpa bergantung pada arah angin politik?

 

Bila wasit sudah menjadi bagian dari tim, maka peluit keadilan tidak lagi terdengar.

Yang tersisa hanyalah pertandingan semu, di mana penonton perlahan kehilangan kepercayaannya — dan di situlah, sesungguhnya, kekalahan terbesar sebuah bangsa dimulai, akhirnya rakyat akan marah besar karena hukum sudah tidak menjadi panglima tertinggi dalam menyelesaikan masalah.

[JUN].

  • person
  • visibility 38
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Melolong Sumbar, Unik Bisa Jadi Destinasi Wisata

    Jembatan Melolong Sumbar, Unik Bisa Jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 32
    • 0Komentar

    PADANG, musirawas.com – Ternyata bukan hanya anjing dan srigala atau hewan seumpama yang bisa melolong. Jembatanpun bisa melolong. Usut punya usut melolong itu nama sebuah jembatan. Ya…. di Kota Padang Sumatera Barat ada sebuah jembatan yang diberi nama melolong. Dikutip dari fb Fachrul Rasyid Hf. Jembatan tersebut mempunyai panjang 95 meter. Terletak di kawasan Lolong, […]

  • Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Gelar Apel Virtual Kesiapsiagaan, Siap Gerak Dukung Tugas Operasional

    Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor Gelar Apel Virtual Kesiapsiagaan, Siap Gerak Dukung Tugas Operasional

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 49
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com,Rabu 03/09/2025, — Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor melaksanakan apel kesiapsiagaan di Mako Batalyon B Pelopor, Lubuklinggau, pada RAbu (03/09/2025).   Apel yang diikuti jajaran perwira dan seluruh personel ini dipimpin langsung oleh Wadansat Brimob Polda Sumsel, AKBP Khairu Nasrudin, S.I.K.,M.H.,melalui Virtual Zoom Meeting (03/09/2025).   Dalam arahannya, Wadansat Brimob Polda Sumsel […]

  • Mahasiswa  dan Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari  Lakukan Aksi Demonstran  di  Depan  Kantor DPRD Lubuk Linggau

    Mahasiswa dan Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari Lakukan Aksi Demonstran di Depan Kantor DPRD Lubuk Linggau

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 46
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com,Senin 01/09/2025,  –  Tidak hanya di Kota-kota besar tapi para demonstran juga terjadi di Kota Lubuk Linggau Sumatra Selatan . Sekitar pukul 10,00 WIB Ratusan Demonstran yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Masyarakat Silampari   menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Lubuk Linggau, di Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuk Linggau Utara 1, Kota Lubuk linggau Aksi […]

  • Anggaran Hibah Yang Mencapai Rp3,1 Miliar dinilai Jauh Lebih Besar Dibandingkan  Pada Porprov Sebelumnya

    Anggaran Hibah Yang Mencapai Rp3,1 Miliar dinilai Jauh Lebih Besar Dibandingkan Pada Porprov Sebelumnya

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 44
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com,Sabtu  11/10/2025, – Kucuran dana hibah dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Lubuklinggau untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIV di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tahun ini menuai sorotan publik. Anggaran hibah yang mencapai Rp3,1 miliar dinilai jauh lebih besar dibandingkan Rp1,2 miliar pada Porprov sebelumnya di Kabupaten Lahat […]

  • Batalyon B Pelopor Ikuti Apel Siaga 1 Virtual, Dansat Brimobda Sumsel Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pengunjuk Rasa Anarkis

    Batalyon B Pelopor Ikuti Apel Siaga 1 Virtual, Dansat Brimobda Sumsel Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pengunjuk Rasa Anarkis

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 39
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com, 31/08/2025, – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor mengikuti Apel Siaga 1 secara virtual bertempat di Markas Komando Batalyon B Pelopor, Jl. Lintas Sumatera, Kelurahan Petanang Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 , Kota Lubuklinggau.   Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif merespons perkembangan situasi kamtibmas […]

  • Pamatwil Operasi Ketupat Musi 2026 Cek Langsung Pos Pengamanan di Lubuk Linggau

    Pamatwil Operasi Ketupat Musi 2026 Cek Langsung Pos Pengamanan di Lubuk Linggau

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 220
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Memasuki fase krusial arus mudik Lebaran 1447 H, Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Operasi Ketupat Musi 2026 untuk wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Musi Rawas Utara (Muratara), Kombes Pol. Yulian Perdana, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pos operasi di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, Rabu (18/3/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel, […]

expand_less