Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Putusan MK Soal Polri Harus Pensiun || Aceng Syamsul Hadie: Putusan MK Harus Dilaksanakan Tanpa Tafsir dan Tanpa Alasan Penundaan.

Putusan MK Soal Polri Harus Pensiun || Aceng Syamsul Hadie: Putusan MK Harus Dilaksanakan Tanpa Tafsir dan Tanpa Alasan Penundaan.

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,tvkito.com,Jumat 21/11/2025,- Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan bahwa anggota Polri tidak boleh menduduki jabatan di luar struktur tanpa status pensiun adalah tamparan keras bagi praktik kekuasaan yang selama ini berlangsung di balik layar.

Selama bertahun-tahun, negara membiarkan perwira bayangan berseliweran di koridor politik, ekonomi, dan birokrasi.

Penempatan perwira Polri aktif di jabatan sipil bukan sekadar penugasan tetapi lebih dari itu, dimana merupakan mekanisme kontrol politik.

Perwira aktif punya loyalitas institusional, kedekatan struktural, dan jaringan intelijen.  Itu sebabnya budaya seperti itu sangat diminati oleh kekuasaan untuk dijadikan benteng dan alat tameng politik dalam melanggengkan kekuasaan dengan cara memelihara budaya kekuatan tersebut, yang sering disebut Parcok (Partai Coklat). Tetapi dengan keputusan MK ini semua akan berakhir.

“Putusan MK ini harus segera dilaksanakan tanpa tafsir dan tanpa alasan”, ungkap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM selaku Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

Aceng menjelaskan bahwa Putusan MK bersifat final dan mengikat, karena itu tidak boleh ada kompromi, penundaan, atau manipulasi aturan pelaksanaan untuk melemahkan mandat konstitusional tersebut.

Mengingatkan dengan tegas bahwa setiap upaya mencari celah hukum untuk mempertahankan perwira aktif di jabatan sipil adalah bentuk pembangkangan terhadap putusan MK.

Tidak semua orang siap dengan keputusan ini, ada perwira yang sedang diparkir di jabatan empuk, ada jabatan publik tertentu yang selama ini sengaja diisi perwira aktif demi kepentingan pengendalian politik, ada menteri, kepala lembaga, dan pejabat BUMN yang selama ini nyaman dengan perwira titipan.

Semua ini kini harus dihentikan, Putusan MK memaksa mereka masuk ke arena terbuka, jalan sipil atau pensiun dari Bhayangkara, pasti banyak yang terguncang, meski tidak berani bersuara.

Aceng mendesak pemerintah untuk dan harus menarik seluruh perwira aktif dari jabatan sipil, pemerintah agar segera mengevaluasi, menarik dan menata ulang setiap jabatan sipil, BUMN, lembaga negara, maupun instansi publik yang saat ini ditempati oleh perwira aktif.

“Polri harus menjaga profesionalisme bukan menjadi alat politik kekuasaan”, tambahnya.

Acengpun mengingatkan bahwa Polri adalah institusi penegak hukum, bukan instrumen kekuasaan politik atau kendaraan jabatan.

Polri dituntut untuk menjaga independensi, tidak membiarkan perwira aktif menjadi perpanjangan tangan kepentingan politik, menghormati batas profesi dan mandat institusional.

Aceng membenarkan bahwa putusan MK tidak berlaku surut, namun hal ini tidak dapat dijadikan alasan untuk mempertahankan perwira aktif dalam jabatan sipil yang sedang diemban, maka tidak ada perlindungan bagi jabatan yang sedang dipegang.

Setiap jabatan di luar struktur harus segera disesuaikan dan tidak ada zona abu-abu, karena statusnya tidak lagi kompatibel dengan putusan MK ini.

Aceng menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bersembunyi di balik alasan putusan tidak retroaktif, maka dalam hal ini sudah tidak ada lagi ruang kompromi, karena praktik penempatan perwira aktif selama ini mendorong lahirnya konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, ketergantungan pejabat pada loyalitas kepolisian, pengaburan batas sipil–keamanan, dan pengaruh politik pada lembaga penegak hukum.

Oleh sebab itu putusan MK ini adalah pembersihan yg struktural, karena kosmetika tidak lagi cukup dan ini merupakan langkah operasi besar.

“Putusan MK ini wajib dijalankan secara penuh, total, dan tanpa manipulasi.

Kami mendukung langkah yang mengembalikan marwah Polri, memperkuat demokrasi, dan memastikan bahwa jabatan publik tidak lagi menjadi ruang negosiasi politik bagi perwira aktif”, tutup Aceng. [JUN].

Sumber: ASH

Editor: Tim Redaksi

  • person
  • visibility 37
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aceng Syamsul Hadie: Jangan Jadikan Alfamart dan Indomaret Kambing Hitam Program KDMP

    Aceng Syamsul Hadie: Jangan Jadikan Alfamart dan Indomaret Kambing Hitam Program KDMP

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 59
    • 0Komentar

    JAKARTA – Narasi yang mulai dibangun seolah-olah Alfamart dan Indomaret menjadi penghalang lajunya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dinilai sebagai simplifikasi berbahaya, bahkan cenderung menyesatkan. Jika framing tersebut benar diarahkan ke ruang publik, maka patut dipertanyakan: apakah kebijakan ini berbasis kajian data yang komprehensif, atau sekadar mencari kambing hitam sebelum program berjalan optimal? “Alfamart […]

  • AY GURU OLAHRAGA SMKN 1 LUBUK LINGGAU KASUS PENCABULAN MENGAKU KHILAF, ANCAMAN PALING LAMA 15 TAHUN PENJARA

    AY GURU OLAHRAGA SMKN 1 LUBUK LINGGAU KASUS PENCABULAN MENGAKU KHILAF, ANCAMAN PALING LAMA 15 TAHUN PENJARA

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Lubuklinggau,tvkito.com,- AY (37) oknum guru SMKN 1 Lubuk Linggau yang diamankan unit PPA Satreskrim Polres Lubuk Linggau karena kasus pencabulan dan percobaan pencabulan, mengaku melakukan aksinya ke beberapa korban karena khilaf.   Hal ini diungkapkan tersangka, saat dihadirkan dalam press release  yang dilakukan Sat Reskrim Polres Lubuk Linggau di Mapolres Lubuk Linggau, Rabu 4 Juni […]

  • Rizal, SH Anggota DPRD Mura Terjun Kemasyarakat Serap Aspirasi Didesa Lubuk Pauh dan Desa Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu Cecar

    Rizal, SH Anggota DPRD Mura Terjun Kemasyarakat Serap Aspirasi Didesa Lubuk Pauh dan Desa Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu Cecar

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,tvkito.com,Minggu 31/08/2025, – Rizal,S.H yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura) laksanakan Reses Perorangan masa sidang kedua tahun 2025.   Anggota DPRD Kabupaten Mura periode 2024-2029 ini melaksanakan reses langsung turun ke masyarakat khusunya di Daerah Pemilihan (Dapil) V nya yakni Kecamatan Jaya Loka, BTS Ulu Cecar, TPK, dan  Kecamatan Sukakarya  yakni di […]

  • New Year’s Eve: Between Euphoria and Faith Awareness

    New Year’s Eve: Between Euphoria and Faith Awareness

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 54
    • 0Komentar

    By: Aceng Syamsul Hadie (ASH) The turn of the year is often welcomed with euphoria. Fireworks light up the sky, parties fill public spaces, and crowds gather in celebration across cities worldwide. Yet for Muslims, the question is not merely what is celebrated, but how time itself is understood and accounted for. In Islam, time […]

  • Bupati Musi Rawas Pimpin Apel Operasi Ketupat 2023, Bentuk Sinergitas Pengamanan

    • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 47
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tahun 2023. Senin (17/04/2023), di Lapangan Polres Musi Rawas. Apel diikuti jajaran TNI-Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan pihat terkait dalam pengamanan Operasi Ketupat Tahun 2023. Didampingi Kapolres Musi Rawas AKBP Danu Agus Purnomo, Bupati meninjau langsung kesiapan […]

  • Silaturahmi Lebaran, Yuliansyah Tempuh Perjalanan dari Lampung Timur Demi Temui Sahabat Lama di Lubuk Linggau

    Silaturahmi Lebaran, Yuliansyah Tempuh Perjalanan dari Lampung Timur Demi Temui Sahabat Lama di Lubuk Linggau

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 204
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Momen Hari Raya Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi. Hal inilah yang dilakukan Yuliansyah, warga Lampung Timur, yang menyempatkan diri pulang ke Kota Lubuk Linggau untuk bertemu keluarga sekaligus sahabat lamanya. Yuliansyah, yang merupakan alumni SMA PGRI Lubuk Linggau, diketahui memiliki lima sahabat dekat yang berasal dari berbagai daerah. […]

expand_less