Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tulisan “Megalomania dan Panggung Kekuasaan” dari Prof. Dr. Yoyon Suryono, M.S.

Tulisan “Megalomania dan Panggung Kekuasaan” dari Prof. Dr. Yoyon Suryono, M.S.

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ini kuat secara reflektif dan konseptual. Ia tidak menyerang figur tertentu, tetapi mengajak publik melihat relasi antara psikologi kekuasaan dan ketahanan sistem demokrasi.

Berikut beberapa poin analisis yang bisa memperkaya perspektif:

1️⃣ Megalomania sebagai Metafora Politik

Istilah megalomania memang berasal dari psikologi klinis, namun dalam konteks politik ia lebih tepat dipahami sebagai metafora tentang godaan kebesaran diri dalam jabatan tinggi.

Dalam sejarah global, fenomena ini kerap dikaitkan dengan figur-figur seperti:

Napoleon Bonaparte

Adolf Hitler

Benito Mussolini

Namun dalam konteks demokrasi modern, bentuknya jauh lebih halus: pencitraan berlebihan, personalisasi kebijakan, hingga pembangunan simbol monumental yang melekat pada satu nama.

2️⃣ Demokrasi vs Personalisasi Kekuasaan

Tulisan ini menekankan pertanyaan kunci:

Apakah negara sedang membangun institusi, atau membesarkan figur?

Demokrasi yang sehat seharusnya:

Menguatkan lembaga, bukan ketergantungan pada tokoh.

Membuka kritik, bukan mengurungnya dalam “efek gema”.

Mengedepankan partisipasi publik, bukan sekadar seremoni.

Sejarah Indonesia sendiri memberi pelajaran penting tentang bagaimana kultus figur dapat melemahkan sistem, baik pada era Soekarno dengan konsep “Pemimpin Besar Revolusi”, maupun pada masa Soeharto dengan sentralisasi kekuasaan Orde Baru.

3️⃣ Era Media Sosial dan “Efek Gema”

Yang menarik, tulisan ini juga menyentuh konteks kekinian: algoritma media sosial memperkuat citra, bukan kritik.

Dalam era digital:

Tim komunikasi bisa membangun narasi heroik 24 jam. Kritik cepat diberi label negatif.

Simbol lebih viral daripada substansi kebijakan.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga terlihat dalam kepemimpinan global seperti Donald Trump atau Vladimir Putin, di mana citra personal sering menjadi pusat narasi politik.

4️⃣ Inti Pertanyaan Moral-Politik

Tulisan ini bijak karena tidak menuduh siapa pun.

Ia mengarahkan fokus pada kekuatan sistem.

Pertanyaan akhirnya bukan:

Siapa yang megalomania?

Melainkan:

Apakah sistem cukup kuat membatasi kecenderungan itu?

Karena dalam demokrasi, yang seharusnya abadi bukanlah figur, melainkan institusi.

  • person
  • visibility 20
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Batalyon B Pelopor Gelar Patroli Dialogis, Hadirkan Rasa Aman bagi Warga Lubuklinggau

    Batalyon B Pelopor Gelar Patroli Dialogis, Hadirkan Rasa Aman bagi Warga Lubuklinggau

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 31
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU — Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan Batalyon B Pelopor terus memperkuat upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli dialogis di wilayah hukum Polres Lubuklinggau, Senin (26/01/2026). Kegiatan patroli menyasar kawasan pemukiman warga serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel Brimob tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga, […]

  • Tim Elang Timur Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuk Linggau Timur I  Berhasil Mengungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian, Berikut Para Pelakunya

    Tim Elang Timur Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuk Linggau Timur I Berhasil Mengungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian, Berikut Para Pelakunya

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Lubuk Linggau,tvkito.com, Rabu 14/05/2025,  – Tim Elang Timur Unit Reserse Kriminal Polsek Lubuk Linggau Timur I Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 ayat (1) ke-4e dan ke-5e KUHPidana. Dalam kasus ini, tiga orang pelaku laki-laki berhasil diamankan pada Selasa (13/05/2025).   Ketiga […]

  • Warga Kelurahan Mesat Jaya Berusaha Kabur , Namun Kesigapan  Tim  Satres Narkoba Langsung  Digagalkan  dan  Diamankan

    Warga Kelurahan Mesat Jaya Berusaha Kabur , Namun Kesigapan Tim Satres Narkoba Langsung Digagalkan dan Diamankan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 13
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU, tvkito.com , Rabu 30/07/2025, – Upaya pelarian seorang terduga pengedar narkotika berakhir sia-sia di tangan tim Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau.   Tersangka berinisial J (42) tak berkutik saat diringkus petugas, meskipun sempat melakukan aksi nekat melompat melalui jendela untuk menghindari sergapan pada Senin (28/07/2025).   Penangkapan ini bermula dari adanya informasi […]

  • Komisi I DPR RI Soroti Nasib Wartawan, Desak Pemerintah Lindungi Industri Pers

    Komisi I DPR RI Soroti Nasib Wartawan, Desak Pemerintah Lindungi Industri Pers

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 17
    • 0Komentar

    JAKARTA,tvkito.com, – Komisi I DPR RI meminta pemerintah serius memperhatikan kesejahteraan pekerja media, terutama jurnalis atau wartawan, yang saat ini banyak dirumahkan hingga dipecat akibat perusahaan pers tidak mampu lagi membayar gaji.   Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal MI, mengungkapkan bahwa kesulitan keuangan yang dialami sejumlah perusahaan pers saat ini tidak lepas dari […]

  • Upacara Kenaikan Pangkat 37 Personel Polres Musi Rawas, Tradisi Mandi Kembang Jadi Simbol Penghargaan

    Upacara Kenaikan Pangkat 37 Personel Polres Musi Rawas, Tradisi Mandi Kembang Jadi Simbol Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Musi Rawas,tvkito.com,Rabu 02/07/2025,- Sebanyak 37 personel Polres Musi Rawas (Mura), meliputi 1 Perwira dan 36 Bintara naik pangkat setingkat lebih tinggi sebelumnya, meliputi dari Brigadir Satu Polisi (Briptu), Brigadir Polisi (Brigpol/Brigadir), Brigadir Polisi Kepala (Bripka), Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), dan Inspektur Polisi Satu (Iptu).   Upacara kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung, Kapolres Mura, AKBP […]

  • Exit Meeting BPK, Harapan Bupati Dapat Raih Kembali Opini WTP

    • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 12
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud memberikan apresiasi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah bekerja sama dan telah melaksanakan pemeriksaan keuangan di Kabupaten Musi Rawas. “Periode tahun ini kita berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dapat kembali menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ungkap Bupati Ratna Machmud saat Exit Meeting […]

expand_less