Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Dakwah » Pendidikan Agama Usia Dini sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa

Pendidikan Agama Usia Dini sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Muhammad Abdan Syakuro

KEPULAUAN RIAU,tvkito.com,  – Di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan arus globalisasi yang semakin tak terbendung, orientasi pendidikan anak kerap dipersempit pada capaian akademik semata. Anak dituntut cerdas, cepat, dan kompetitif, namun sering kali abai terhadap aspek paling mendasar, yakni pembentukan karakter, moral, dan kepribadian.

Kondisi ini berdampak pada berbagai persoalan sosial yang kini marak terjadi, mulai dari krisis moral, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, pornografi, hingga berbagai bentuk kejahatan lainnya.

Dalam konteks inilah, pendidikan agama sejak usia dini menjadi sangat penting sebagai fondasi awal bagi pertumbuhan manusia dan masa depan bangsa.

“Pendidikan agama usia dini adalah fondasi masa depan bangsa,” tegas KH. Muhammad Abdan Syakuro, S.Ag, Ketua MUI Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Selain sebagai Ketua MUI, Muhammad Abdan Syakuro juga dikenal sebagai Pengelola Wakaf Mata Hati, yang di dalamnya terdapat program pendidikan bagi anak-anak.

Ia menjelaskan bahwa usia dini merupakan fase emas dalam pembentukan karakter, moral, dan kepribadian. Pada tahap ini, anak menyerap nilai bukan melalui logika yang rumit, melainkan lewat pembiasaan, keteladanan, dan lingkungan sekitar.

“Apa yang ditanamkan pada masa ini akan melekat kuat dan membentuk cara berpikir, bersikap, serta bertindak hingga dewasa,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan agama pada usia dini tidak semata-mata mengajarkan ritual atau hafalan, melainkan menanamkan nilai dasar kehidupan seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, disiplin, serta penghormatan terhadap sesama.

Ia juga mengajak masyarakat untuk jujur melihat realitas sosial hari ini.

Banyak individu yang memiliki pendidikan tinggi, gelar akademik, dan kecerdasan intelektual, namun gagal menjaga etika, adab, dan integritas.

“Korupsi, kekerasan, manipulasi, dan krisis moral lainnya justru sering dilakukan oleh mereka yang secara akademik tergolong pintar. Fenomena ini menegaskan bahwa kecerdasan tanpa fondasi moral berpotensi melahirkan kerusakan,” ungkapnya.

Pendidikan agama sejak usia dini, lanjutnya, hadir untuk mengisi ruang kosong tersebut. Pendidikan ini membangun kesadaran batin anak bahwa hidup tidak hanya tentang prestasi, materi, dan pengakuan sosial, tetapi juga tentang nilai, makna, dan tanggung jawab.

Ia mencontohkan, anak yang memiliki fondasi agama akan belajar berbuat baik bukan semata karena takut hukuman, melainkan karena kesadaran bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi moral.

Inilah kontrol diri dari dalam yang menjadi penopang utama karakter manusia.

Di era digital saat ini, tantangan yang dihadapi anak semakin kompleks. Arus informasi begitu deras, nilai global masuk tanpa filter, dan budaya instan semakin mendominasi.

Tanpa fondasi agama yang kuat, anak mudah kehilangan arah, identitas, dan pegangan hidup.

“Pendidikan agama sejak dini berfungsi sebagai benteng moral agar anak mampu menyaring pengaruh zaman, bukan sekadar menjadi pengikut arus,” tegasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pendidikan agama usia dini harus disampaikan dengan pendekatan yang tepat. Tidak kaku, apalagi menakut-nakuti. Pendidikan agama harus ramah anak, berbasis keteladanan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai kebaikan.

“Tujuannya bukan mencetak anak yang ‘sempurna’, melainkan menyiapkan manusia yang beradab dan berkarakter,” tambahnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh seberapa cerdas generasi mudanya, tetapi oleh seberapa kuat moral dan nilai yang mereka pegang.

“Pendidikan agama sejak usia dini adalah investasi jangka panjang. Hasilnya mungkin tidak instan, tetapi dampaknya menentukan arah peradaban dan kualitas kehidupan bangsa di masa depan,” pungkasnya.

[JUN]

  • person
  • visibility 71
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemahalan Belanja Cetak, Disdukcapil Mura Harus Setor ke Kas Daerah Rp63 Juta

    Kemahalan Belanja Cetak, Disdukcapil Mura Harus Setor ke Kas Daerah Rp63 Juta

    • calendar_month Minggu, 11 Feb 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 59
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Laporan Realisasi Anggaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Cetakan sebesar Rp141.124.450,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp140.321.900,00 atau sebesar 99,43% dari anggaran. Pelaksanaan pengadaan Formulir Kependudukan dan Pencatatan Sipil dilakukan oleh CV SB berdasarkan Surat Perintah Kerja Nomor 12/SPK/Dukcapil/2022 tanggal 23 November 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp101.524.000,00,00. […]

  • Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau  Berhasil Menangkap Pengedar Pil Ekstasi Kamelia (32) Dan Taha (31)

    Satres Narkoba Polres Lubuk Linggau Berhasil Menangkap Pengedar Pil Ekstasi Kamelia (32) Dan Taha (31)

    • calendar_month Minggu, 10 Agt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, tvkito.com Minggu 10/08/2025, – Terduga pasangan suami istri (Pasutri) asal Dusun I Desa Napal Melintang Kecamatan Selangit Kabupaten Musi Rawas provinsi Sumatera Selatan dicegat Sat Narkoba Polres Lubuklinggau. Pasutri Terduga Pengedar Narkotika jenis pil ekstasi ini, masing-masing Kamelia (32) dan Taha (31) diringkus Sat Narkoba Polres Lubuklinggau saat melintas menggunakan kendaraan roda empat di […]

  • Rapat Pembentukan Pengurus DPC ASWIN Kabupaten Majalengka.

    Rapat Pembentukan Pengurus DPC ASWIN Kabupaten Majalengka.

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Majalengka,tvkito.com,  – Dari berbagai masmedia,  berkumpul di rumah Aceng Syamsul Hadie,S.Sos.MM (ketua Dewan Pembina DPP ASWIN) di desa Ranji kulon,  Blok Yudistira RT 04, RW 01 Kecamatan Kasokandel,  Kabupaten Majalengka.   Kehadiran para jurnalis tersebut tujuanya yaitu untuk menggelar rapat pembentukan Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten  Majalengka. Sabtu (27/09/2025.   Rapat pembentukan […]

  • Presiden Prabowo Terima Tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka

    Presiden Prabowo Terima Tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Jakarta,tvkito.com,- Presiden Prabowo Subianto menerima tokoh Gerakan Nurani Bangsa di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/09/2025). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan semangat kebersamaan ini membahas berbagai dinamika nasional di Tanah Air. Presiden Prabowo mengapresiasi kehadiran para tokoh yang turut memberikan perhatian terhadap isu-isu nasional. Pertemuan ini menjadi ruang dialog terbuka antara Presiden dengan tokoh-tokoh […]

  • Lagi Rame di Medsos! Modus Penipuan Ini Tak Mempan Bagi Agen BRILink, Berhasil Bikin Pelaku Auto Bingung Sendiri

    Lagi Rame di Medsos! Modus Penipuan Ini Tak Mempan Bagi Agen BRILink, Berhasil Bikin Pelaku Auto Bingung Sendiri

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Musirawas.com – Ada banyak modus penipuan yang terjadi di dunia perbankan, salah satunya adalah penipuan melalui bukti transfer. Umumnya, penipuan itu dilakukan pelaku dengan memberikan bukti screenshot palsu yang berisi editan proses transfer yang berhasil dilakukan. Para pelaku tersebut kemudian mengeluhkan kepada bank terkait dengan mengaku tidak mendapatkan uang meski proses transfer telah dilakukan. Seperti modus […]

  • Sekda Mura Minta Dinkes Screening Warga, Deteksi Penyakit ATM

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Musi Rawas H. Aidil Rusman minta Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan screening untuk deteksi dini penyakit AIDS-Tuberkulosis-Malaria (ATM) di tengah masyarakat. Hal ini dilakukan agar dapat segera mengetahui penyakit dan melakukan tindakan pencegahan maupun penyembuhan terhadap penyakit menular tersebut. “Saya minta kepada kita semua agar ikut menyosialisasikan dan turut […]

expand_less