Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aceng Syamsul Hadie: Berakhirnya Perjanjian Nuklir Rusia–Amerika Jadi Alarm Keras bagi Peradaban

Aceng Syamsul Hadie: Berakhirnya Perjanjian Nuklir Rusia–Amerika Jadi Alarm Keras bagi Peradaban

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Berakhirnya perjanjian pengendalian senjata nuklir antara Rusia dan Amerika Serikat dinilai bukan sekadar kegagalan diplomasi teknis, tetapi menandai kemunduran serius dalam tata kelola keamanan global.

Untuk pertama kalinya sejak berakhirnya Perang Dingin, dua negara pemilik lebih dari 90 persen hulu ledak nuklir dunia tidak lagi terikat pada batasan kuantitatif yang transparan dan dapat diverifikasi.

Hal tersebut disampaikan Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM., Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

“Berakhirnya perjanjian nuklir Rusia–Amerika merupakan alarm keras bagi peradaban akhir zaman,” ujarnya.

Menurut Aceng, pernyataan keras dari Dmitry Medvedev tentang “jam kiamat” serta sikap Donald Trump yang ingin mengganti perjanjian dengan format baru menunjukkan bahwa stabilitas strategis kini semakin dijadikan alat negosiasi kekuasaan. 

Dunia, katanya, sedang menyaksikan pergeseran kontrol senjata dari komitmen kolektif menjadi instrumen tawar-menawar politik domestik.

Ia mengingatkan agar publik tidak terjebak retorika apokaliptik, namun juga tidak menormalisasi bahaya yang ada. Tanpa rezim kontrol senjata, risiko salah kalkulasi akan meningkat tajam.

“Sejarah krisis misil Kuba menunjukkan bahwa dunia pernah berada di ambang kehancuran bukan karena niat memulai kiamat, tetapi karena eskalasi yang nyaris tak terkendali,” tambahnya.

Aceng menilai hal yang paling mengkhawatirkan adalah hilangnya mekanisme inspeksi. Transparansi merupakan fondasi stabilitas. 

Ketika transparansi hilang, kecurigaan tumbuh. Jika kecurigaan menjadi dasar kebijakan, perlombaan senjata hampir tidak terelakkan.

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, ancaman yang muncul tidak hanya berdimensi militer. Ketidakpastian nuklir global berpotensi memicu volatilitas energi, gangguan perdagangan, serta tekanan ekonomi.

Kawasan Indo-Pasifik juga dinilai berpotensi menjadi arena penyeimbang kekuatan baru, sementara ASEAN dapat terbelah oleh tarik-menarik kepentingan strategis.

Ia menegaskan bahwa sejak era Soekarno dan Gerakan Non-Blok, Indonesia telah menempatkan diri menolak dominasi kekuatan besar.

Politik bebas aktif, menurutnya, harus dipahami sebagai strategi bertahan dalam turbulensi global, bukan sekadar slogan historis.

“Dunia saat ini bukan menuju akhir zaman, tetapi memasuki era tanpa pagar nuklir yang jelas. Dalam kondisi ini, kepemimpinan global diuji: apakah negara-negara besar membiarkan kompetisi destruktif mendikte masa depan, atau kembali pada rasionalitas kolektif,” paparnya.

Aceng menambahkan, masyarakat sipil global perlu memperkuat tekanan moral terhadap negara-negara pemilik senjata nuklir agar pengelolaannya tetap berada dalam batas hukum dan transparansi.

“Stabilitas global bukan hadiah dari kekuatan militer, melainkan hasil kesepakatan yang dijaga bersama. Jika pagar itu runtuh, yang dipertaruhkan bukan hanya keseimbangan strategis, tetapi juga keberlangsungan peradaban manusia,” pungkasnya.[JUN]

Sumber: ASH

Editor: Tim Redaksi.

  • person
  • visibility 115
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Determination of Eid al-Fitr 1446 H, by the Indonesian Ministry of Religious 

    Determination of Eid al-Fitr 1446 H, by the Indonesian Ministry of Religious 

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, tvkito.com,Sunday  March 30th,2025,- The Indonesian government, through the Ministry of Religious Affairs, has determined that Eid al-Fitr 1446 Hijri falls on Monday, March 31st , 2025. This decision was announced in the Isbat Session, led by the Indonesian Minister of Religious Affairs, Nasaruddin Umar, and attended by the leadership of Commission VIII of the […]

  • ZIS sebagai Motor Penguatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam  Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM Ketua Umum Yayasan Daarurrahman Cigayam

    ZIS sebagai Motor Penguatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM Ketua Umum Yayasan Daarurrahman Cigayam

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Kasokandel, Majalengka – Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pembangunan pendidikan Islam tidak lagi cukup hanya bertumpu pada semangat dakwah dan pengabdian semata. Lembaga-lembaga pendidikan Islam—mulai dari pesantren, madrasah, hingga perguruan tinggi—membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar mampu melahirkan generasi Muslim yang unggul, berilmu, dan berdaya saing. Dalam konteks inilah zakat, infak, […]

  • STOP Pesta Euforia Malam Tahun Baru 2026 di DKI Jakarta

    STOP Pesta Euforia Malam Tahun Baru 2026 di DKI Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Oleh: Novel Bamukmin (*) JAKARTA – Malam pergantian tahun 2026 tidak lama lagi akan hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya di daerah yang saat ini tidak terdampak langsung oleh musibah bencana, termasuk DKI Jakarta. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap malam tahun baru di Ibu Kota kerap diwarnai euforia berlebihan. Pesta kembang api, hiburan jalanan, konser musik, hingga […]

  • Ratna-Suwarti Pimpin Kabupaten Musi Rawas, Fokus Tanggulangi Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud dan Wakil Bupati (Wabup) Hj. Suwarti, memprioritaskan penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu fokus utama dalam pembangunan di era kepemimpinan mereka. “Kami menetapkan penanggulangan kemiskinan sebagai salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Musi Rawas. Kami akan meningkatkan sinergitas dan integritas program penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan dukungan terhadap penyandang permasalahan […]

  • JANGAN Terlalu Percaya pada Board of Peace ala Trump  Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM  Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

    JANGAN Terlalu Percaya pada Board of Peace ala Trump Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional)

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Gagasan Board of Peace (BoP) yang dikaitkan dengan Donald Trump tidak boleh diterima begitu saja sebagai terobosan diplomatik. Negara-negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina perlu bersikap tegas agar retorika perdamaian tidak menutup mata terhadap realitas politik kekuasaan global. Rekam jejak kebijakan Trump di Timur Tengah bukanlah hal baru. Pendekatan unilateral yang ditempuh pada masanya dinilai […]

  • Tak Berkutik! Dua Pria Diamankan Saat Transaksi Narkoba di Kafe Petanang

    Tak Berkutik! Dua Pria Diamankan Saat Transaksi Narkoba di Kafe Petanang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 171
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, petugas berhasil membongkar praktik penyalahgunaan narkoba di sebuah kafe di kawasan Petanang yang disinyalir kerap dijadikan lokasi transaksi barang haram. Dalam operasi senyap yang digelar pada Jumat dini hari (20/3/2026) sekitar […]

expand_less