Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital

Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM

Perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat memproduksi dan mengonsumsi informasi. Namun, perubahan medium tidak serta-merta mengubah hakikat jurnalistik itu sendiri.

Di sinilah pentingnya membedakan secara konseptual antara karya jurnalistik dan konten media sosial dalam ekosistem informasi digital yang kian kompleks.

Secara teoritis, jurnalistik didefinisikan sebagai proses pengumpulan, pengolahan, verifikasi, dan penyebaran informasi faktual yang dilakukan secara sistematis untuk kepentingan publik.

Definisi ini menegaskan bahwa jurnalistik tidak ditentukan oleh platform yang digunakan, melainkan oleh metode kerja, standar profesional, dan etika yang melandasinya.

Karya jurnalistik mensyaratkan adanya verifikasi fakta, keberimbangan sumber, independensi, serta pertanggungjawaban redaksional.

Prinsip-prinsip tersebut dilembagakan dalam Kode Etik Jurnalistik dan diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dengan demikian, perlindungan hukum pers melekat pada proses jurnalistik yang dijalankan, bukan semata-mata pada individu atau media yang mengklaim diri sebagai pers.

Sebaliknya, sebagian besar konten media sosial bersifat personal, subjektif, dan tidak melalui mekanisme pengawasan editorial.  Meskipun konten tersebut dapat memuat informasi yang bersifat publik, hal itu tidak otomatis menjadikannya sebagai karya jurnalistik.

Secara etik maupun hukum, kedudukan konten media sosial berbeda dengan produk pers.

Konsep citizen journalism atau jurnalisme warga kerap dipahami sebagai perluasan partisipasi publik dalam ekosistem informasi.

Namun, dalam perspektif akademik dan profesional, jurnalisme warga tetap memerlukan proses kurasi, verifikasi, dan penyuntingan agar dapat memenuhi standar jurnalistik.

Tanpa proses tersebut, aktivitas tersebut lebih tepat dipahami sebagai komunikasi warga, bukan jurnalistik profesional.

Persoalan muncul ketika konten non-jurnalistik diklaim sebagai produk pers. Klaim semacam ini tidak hanya berpotensi menyesatkan publik, tetapi juga mereduksi makna kebebasan pers itu sendiri.

Jika semua bentuk konten dianggap sebagai jurnalistik, maka standar etik, akurasi, dan tanggung jawab sosial pers akan kehilangan relevansinya.

Oleh karena itu, literasi media menjadi kebutuhan yang mendesak. Publik perlu dibekali kemampuan untuk membedakan antara fakta dan opini, antara informasi dan propaganda, serta antara karya jurnalistik dan ekspresi personal.

Tanpa literasi yang memadai, ruang digital akan terus dipenuhi disinformasi yang pada akhirnya merusak kualitas demokrasi.

Jurnalisme yang sehat merupakan salah satu pilar utama demokrasi.  Media sosial, di sisi lain, adalah ruang partisipasi publik yang juga memiliki peran penting.

Keduanya sama-sama bernilai, namun tidak boleh disamakan. Memahami perbedaan ini adalah langkah awal untuk menjaga integritas informasi di era digital. [JUN].

  • person
  • visibility 74
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud  Buka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025.

    Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Buka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025.

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,tvkito.com,  – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, secara resmi membuka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025, Rabu (15/10/2025). Kegiatan tahunan yang telah digelar selama tiga tahun berturut-turut ini kembali berlangsung meriah dengan menampilkan puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta stan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten […]

  • Pemerintah Kelurahan Pelita Jaya Dinilai Tutup Mata

    Pemerintah Kelurahan Pelita Jaya Dinilai Tutup Mata

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Lubuklinggau,tvkito.com,Minggu 06/07/2025,- Warga mengeluhkan bau busuk dan nyamuk disebabkan genangan air di lingkungan RT.07 Jalan  Multi Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau penggiat lingkungan meminta kepada walikota untuk mengevaluasi kinerja lurah.   Keluhan ini dari keterangan beberapa warga menjelaskan kepada awak media minggu 6 Juli 2025 mengungkapkan rasa kekesalan kepada pihak kelurahan […]

  • Hari otonomi Daerah, Harus Senantiasa Fokus pada Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 34
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas laksanakan Upacara Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2023, dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Musi Rawas, Sabtu (29/04/2023). Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti selaku Inspektur Upacara, dihadiri Sekda Kabupaten Musi Rawas, Asisten Bupati, Seluruh Kepala OPD Kabupaten Musi Rawas, Kepala Bagian Setda Kabupaten Musi Rawas, Kodim 0406, Polres […]

  • Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, SIK, MH Mengikuti Secara Virtual Puncak Acara Bakti Kesehatan Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 & HKGB ke- 73 Tahun 2025 Yang Dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, SIK, MH Mengikuti Secara Virtual Puncak Acara Bakti Kesehatan Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025 & HKGB ke- 73 Tahun 2025 Yang Dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Palembang ,tvkito.com,Selasa 17/06/2025, – Kapolda Sumsel. Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, SIK, MH mengikuti secara virtual puncak acara Bakti Kesehatan dalam rangka hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 & HKGB ke- 73 Tahun 2025 yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Senin (16/6/2025).   Sementara, bakti kesehatan bersama Rumkit Bhayangkara Moh Hasan Palembang dan […]

  • Polres Lubuk Linggau Gelar Tanam Raya Kuartal I 2026, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

    Polres Lubuk Linggau Gelar Tanam Raya Kuartal I 2026, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 98
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Pagi yang cerah di kawasan Jalan Madani RT 07, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II menjadi saksi langkah nyata jajaran kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Sabtu (7/3/2026), jajaran Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Tanam Raya Kuartal I Tahun 2026, sebagai bentuk dukungan terhadap program Swasembada […]

  • Aceng Syamsul Hadie: Bandara IMIP sebuah Anomali, Kelengahan Negara, dan Diduga Ada Pengkhianat Negara, Usut Tuntas!

    Aceng Syamsul Hadie: Bandara IMIP sebuah Anomali, Kelengahan Negara, dan Diduga Ada Pengkhianat Negara, Usut Tuntas!

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta ,tvkito.com, – Polemik Bandara IMIP membuka satu kenyataan pahit: negara bisa dibuat tak berdaya di wilayahnya sendiri bila fungsi pengawasan publik dilemahkan dan diserahkan kepada entitas swasta. Ketika Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut bandara tersebut sebagai “anomali”, ia sesungguhnya sedang mengungkap problem struktural yang sudah lama diabaikan, bahwa infrastruktur strategis bisa berjalan tanpa perangkat negara, […]

expand_less