HukumNewsPemerintahanPeristiwa

Haru dan Khidmat, Polres Lubuk Linggau Lepas 5 Personel Purna Bakti dengan Tradisi Pedang Pora

25
×

Haru dan Khidmat, Polres Lubuk Linggau Lepas 5 Personel Purna Bakti dengan Tradisi Pedang Pora

Sebarkan artikel ini

LUBUK  LINGGAU – Kepolisian Resor (Polres) Lubuk Linggau menggelar Upacara Pembinaan Tradisi Pengakhiran Dinas bagi para wisudawan purna bakti di lingkungan Polres Lubuk Linggau, Jumat (03/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung penuh haru dan khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.I.K., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau.

Turut hadir dalam prosesi tersebut Wakapolres Lubuk Linggau Kompol M. Syamsul Zachri, para Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Lubuk Linggau.

Upacara purna bakti ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi sekaligus apresiasi tulus dari institusi Polri atas pengabdian panjang yang telah ditunaikan para personel dengan dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab penuh kepada institusi, bangsa, serta negara.

Adapun lima personel yang memasuki masa purna bakti pada tahun 2026, yakni:

1. Kompol Denhar

2. Ipda Ivan Hartono

3. Ipda Zulkarnain

4. Aiptu M. Hasrul Basri

5. Pengatur Nazarudin

Suasana semakin mengharukan saat kelima wisudawan purna bakti beserta istri melangkah melewati Gerbang Pora.

Tradisi Pedang Pora menjadi simbol penghormatan terakhir dari kesatuan kepada personel yang telah menuntaskan pengabdian dengan catatan membanggakan.

Sebagai bentuk penghargaan, Kapolres Lubuk Linggau secara langsung mengalungkan medali purna bakti.

Momen tersebut dilanjutkan dengan pemberian buket bunga oleh Ketua Bhayangkari Cabang Lubuk Linggau kepada para istri wisudawan sebagai simbol penghormatan atas kesetiaan dan dukungan selama mendampingi suami menjalankan tugas.

“Wisuda Purna Bakti Tradisi Pengakhiran Dinas Personel Polres Lubuk Linggau Tahun 2026 ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud penghormatan dan penghargaan tertinggi institusi kepada personel yang telah menyelesaikan masa dinasnya dengan khusnul khotimah,” ujar Kapolres dalam amanatnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa momen ini diharapkan menjadi motivasi sekaligus teladan bagi seluruh personel yang masih aktif berdinas.

Pengabdian para purnawirawan menjadi bukti nyata bahwa tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat harus dijalankan dengan profesionalisme, dedikasi, dan loyalitas tanpa pamrih.

Meski telah resmi mengakhiri masa tugas di kepolisian, tali silaturahmi antara para purnawirawan dan institusi Polri diharapkan tetap terjalin erat.

Pengalaman serta pemikiran mereka dinilai tetap berharga bagi kemajuan Polri dalam menjaga situasi kamtibmas di tengah masyarakat.

(Jun)