Lubuk Linggau – PDAM Tirta Bukit Sulap mendapat sorotan terkait keluhan masyarakat mengenai distribusi dan kualitas air bersih yang dinilai belum maksimal.

Menanggapi persoalan tersebut, salah satu calon kandidat Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap periode 2026–2031, Feri Isrop, turun langsung ke lapangan, Sabtu (9/5/2026), guna memastikan kondisi yang dialami pelanggan.
Dalam kunjungannya, Feri Isrop mendengarkan langsung berbagai keluhan warga terkait air bersih yang keruh hingga tidak mengalir selama berbulan-bulan.
Kondisi tersebut dinilai sangat memprihatinkan mengingat air bersih merupakan kebutuhan utama masyarakat sehari-hari.
Salah satu pelanggan aktif PDAM, Salifah, warga Jogoboyo, Kecamatan Lubuk Linggau Utara II, mengaku telah menjadi pelanggan sejak tahun 2019.
Ia berharap ke depan ada perubahan nyata di tubuh PDAM Tirta Bukit Sulap, khususnya dalam hal distribusi dan kualitas air yang layak dikonsumsi masyarakat.
“Kami berharap persoalan
kesusahan air saat sekarang ini bisa ada solusinya, karena ini merupakan kebutuhan sehari-hari yang setiap saat dibutuhkan.
Mirisnya lagi jika air tidak mengalir berbulan-bulan, terpaksa beli air galon,” ungkap Salifah penuh harap di hadapan Feri Isrop.
Keluhan serupa disebut bukan hanya dialami satu atau dua pelanggan saja, namun juga dirasakan sejumlah warga di beberapa wilayah pelayanan PDAM Tirta Bukit Sulap.
Karena itu, masyarakat berharap adanya langkah konkret dan pembenahan menyeluruh demi meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan.(Jun).













