HukumNasionalNewsPeristiwa

Dinilai Berprestasi dan Dekat dengan Masyarakat, GNI Dukung Kakorlantas Polri Naik Bintang Tiga

27
×

Dinilai Berprestasi dan Dekat dengan Masyarakat, GNI Dukung Kakorlantas Polri Naik Bintang Tiga

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Generasi Negarawan Indonesia (GNI) menyatakan dukungan terhadap Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, untuk menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau bintang tiga.

Dukungan tersebut diberikan atas dasar prestasi, reformasi pelayanan, serta pendekatan humanis yang dinilai berhasil membawa Polisi Lalu Lintas semakin dekat dengan masyarakat.

Ketua Umum GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, mengatakan kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho selama memimpin Korlantas Polri telah menghadirkan perubahan nyata dalam pelayanan dan pengelolaan lalu lintas nasional.

“GNI mendukung Irjen Agus Suryonugroho layak menyandang bintang tiga. Penilaian ini didasarkan pada prestasi, capaian, serta perubahan besar yang berhasil dilakukan selama memimpin Korlantas Polri,” ujar Ruslan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (18/05/2026).

Menurut Ruslan, berbagai program yang dijalankan Korlantas Polri berhasil meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya di bidang pelayanan lalu lintas.

Program tersebut di antaranya Polantas Menyapa dan Melayani, penerapan tilang elektronik atau ETLE, penertiban kendaraan overdimensi dan overload (ODOL), hingga pengamanan arus mudik dan libur Natal dan Tahun Baru.

Ia menilai pendekatan humanis yang diterapkan Irjen Agus membuat masyarakat merasa lebih dihargai dan dilayani oleh aparat kepolisian.

“Ini membuat masyarakat merasa lebih dihargai dan pada akhirnya memperkuat kepercayaan publik. Semua langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri Presisi untuk semakin dekat dengan masyarakat serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan,” lanjutnya.

GNI juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang dinilai menjadi salah satu capaian terbesar Korlantas Polri dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

Berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 tercatat sebanyak 238 orang.

Angka tersebut turun 104 orang atau 30,41 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 342 korban meninggal dunia.

Selain itu, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 5,31 persen, dari 2.880 kejadian pada 2025 menjadi 2.727 kejadian pada 2026.

Bahkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, tidak tercatat adanya kecelakaan menonjol secara nasional.

Sementara itu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat arus mudik Lebaran 2026 sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Meski volume kendaraan meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya, kondisi lalu lintas dinilai tetap terkendali berkat efektivitas rekayasa lalu lintas yang diterapkan Korlantas Polri bersama para pemangku kepentingan terkait.

Keberhasilan tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat. Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap penyelenggaraan Operasi Ketupat 2026.

Ruslan menegaskan capaian tersebut menunjukkan kapasitas kepemimpinan Irjen Agus Suryonugroho dalam membangun sistem lalu lintas nasional yang lebih baik dan profesional.

“Prestasi dan keberhasilan ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang sangat kuat.

Karena itu, GNI menilai sudah sewajarnya jabatan Kakorlantas Polri berada pada level bintang tiga agar penguatan koordinasi nasional dengan seluruh stakeholder semakin optimal,” pungkas Ruslan.

(Tim Redaksi).