Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kapolres  AKBP Boby Kusumawardhana Ungkap Kasus TPPO 100 Hari Astacita

Kapolres  AKBP Boby Kusumawardhana Ungkap Kasus TPPO 100 Hari Astacita

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lubuklinggau,tvkito.com,Sabtu 23/11/2024,- Polres Lubuk Linggau terus dalami kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang berhasil mereka ungkap, Rabu 30 Oktober 2024.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Boby Kusumawardhana didampingi Kasat Reskrim AKP Hendrawan, KBO Sat Reskrim Iptu Suroso, Kanit PPA Aiptu Dibya dan Kasi Humas Iptu Alwi saat pers release satgas khusus TPPO, di Mapolres Lubuk Linggau, Jumat 22/11/2024 .

Kapolres menegaskan saat ini masih ada dua orang yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus ini.

Yakni laki-laki atas nama Taufik yang mencarikan pria dewasa serta si kakek berusia 50 tahun yang membeli. 

Tentu ada tersangka lainnya yang masih status DPO, TF. Termasuk si kakek berusia 50 tahun yang membeli masih kita cari keberadaan yang bersangkutan,” tegas Kapolres saat pers rilis, kemarin.

Kapolres kembali menjelaskan kronologis terjadinya TTPO ini.

Berawal Kamis 17/10/2024 sekitar pukul 18.00  korban yang masih pelajar SMP ini datang ke rumah tersangka  Indah Ayu Lestari (26).

Saat itu tersangka mengajak korban menemaninya ke sebuah hotel yang ada di Lubuk Linggau. 

Pada awalnya korban ini sempat menolak,  karena  merasa  takut dimarahi oleh orang tuanya, mengingat korban ini sudah seharian berada di luar rumah alias belum pulang .

Namun tersangka terus memaksa dan membujuk akhirnya korban anak dibawah umur ini ikut dengan dalam keadaan terpaksa.

Dan kemudian sekitar pukul 21.00 Wib korban meminta izin kepada tersangka untuk pulang, namun tidak diizinkan dengan alasan sudah malam dan tidak ada yang bisa mengantar korban.

Korban akhirnya tetap tinggal di hotel bersama tersangka, saksi TF dan anak tersangka yang masih berusia 7 tahun. 

Kemudian keesokan paginya, Jumat sekitar pukul 08.00 Wib, saksi TF dan anak tersangka pulang meninggalkan korban dan tersangka di hotel.

Sekitar pukul 12.00 Wib datang seorang pria berusia sekitar 50 tahun ke kamar, setelah pintu kamar dibuka oleh tersangka pria tersebut masuk dan tersangkanya keluar dan pulang. 

Kemudian didalam kamar  pria tersebut datang untuk berbuat yang tidak senonoh terhadap korban.

“Dari hasil pengakuan dan informasi pria tersebut memberikan uang Rp 700 ribu kepada korban.   Namun setelah dicek oleh tersangka menanyakan mana uangnya,  disampaikan korban uangnya ada Rp 400 ribu.

Kemudian karena korban merasa tertekan dan dapat ancaman dari tersangka untuk tidak meninggalkan hotel,  beberapa hari kemudian setelahnya orang tua korban melaporkan kejadian ke Polres Lubuk Linggau,” jelas Kapolres.

Tersangka disangkakan dalam pasal berlapis. Yakni pasal 2 ayat 1 UU Nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO, kemudian UU 35 tahun 2004 tentang perlindungan anak. 

“Jadi tersangka dikenakan Pasal berlapis, yakni tentang perdagangan orang dan perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun,” tambah Kapolres.

Sayangnya, tersangka Indah Ayu Lestari (26), tersangka kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang tega menjual temannya yang masih hubungan  keluarga Bunga (14) ini tetap belum mau mengakui perbuatannya. 

“Saya tidak mengajak tapi dia sendiri yang mau.  Saat ke hotel saya dan anak saya itu mau mengungsi karena dirumah lagi mati lampu.  Dianya ngotot mau ikut,  bahkan diizini ibunya sambil bilang jangan idak bawak duit baleknyo,” ungkap Indah. 

Dan korban sebetulnya sudah rusak,  bukan pada saat bersama dia.  Itu berdasarkan pengakuan korban.  Aku juga ada bukti videonya,” tegas Indah.

Menurut Indah, keluarganya sudah beritikad baik ingin damai.

“Tapi dari sana mau damai tapi mereka minta rumah ia yang baru dibangun.   Enak saja, aku lebih baik dipenjara daripada nyerahkan rumah itu,” tegasnya lagi. 

Saat diintograsi ia pun tetap mengakui jika ‘menjual diri’ itu atas kemauan dari korban sendiri yang meminta dicarikan dengan pacarnya. 

“Saya kenal korban sejak kecil, juga masih keluarga.   Ibunya tahu kalau ikut aku dapat duit.  Saya tidak tahu ibunya melaporkan aku, karena mereka tidak senang ada hutang dengan aku dan lemarinya aku tarik.

Saat di tanya awak media saat pers release  , apakah anda menyesal dengan  perbuatan anda sendiri ?  Tersangka menjawab ”  aku idak menyesal ”  karena aku idak salah.  Aku idak makan duitnyo aku idak nyuruh dio menjual diri,” ungkapnya.(Jun).

  • person
  • visibility 11
  • forum 0
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gibran Akan Berkantor di Papua, Dapat Penugasan Khusus dari Prabowo

    Gibran Akan Berkantor di Papua, Dapat Penugasan Khusus dari Prabowo

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 12
    • 0Komentar

    JAKARTA,tvkito.com,Rabu 09/07/2025,- Presiden Prabowo Subianto disebut akan memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka  untuk berkantor di Papua.   Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dalam acara Launching Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Tahun 2024, pada Rabu (02/07/2025).   “Concern pemerintah […]

  • Batalyon B Pelopor Bantu Atur Lalin Pagi, Warga Lubuklinggau Merasa Lebih Aman.

    Batalyon B Pelopor Bantu Atur Lalin Pagi, Warga Lubuklinggau Merasa Lebih Aman.

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 14
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com,Senin 6/06/10/2025, —  Suasana pagi di Kota Lubuklinggau tampak lebih tertib dari biasanya. Bukan tanpa alasan — puluhan personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor  turun langsung ke jalan dalam kegiatan Pengaturan Lalu Lintas Pagi (Gatur Pagi) untuk membantu kelancaran arus kendaraan dan penyeberangan warga, (06/10/2025). Fokus pengamanan dilakukan di dua titik padat, yakni depan […]

  • Aceng Syamsul Hadie: Menolak Bantuan Internasional, Negara Mengkhianati Rakyat

    Aceng Syamsul Hadie: Menolak Bantuan Internasional, Negara Mengkhianati Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 15
    • 0Komentar

    JAKARTA,tvkito.com, Sabtu 20/12/2025, – Keputusan Presiden Prabowo Subianto menolak bantuan internasional di tengah bencana besar yang melanda Sumatera menuai kritik keras. Kebijakan tersebut dinilai bukan lagi sekadar keputusan teknokratis, melainkan langkah politik yang mempertaruhkan keselamatan rakyat. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional), Aceng Syamsul Hadie, menegaskan bahwa penolakan bantuan kemanusiaan saat kapasitas nasional […]

  • Pemenuhan Janji Politik, Wali Kota Lubuklinggau Serahkan Seragam Sekolah Gratis Secara Menyeluruh

    Pemenuhan Janji Politik, Wali Kota Lubuklinggau Serahkan Seragam Sekolah Gratis Secara Menyeluruh

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Lubuklinggau,tvkito.com,  – Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, dan Wakil Wali Kota, H. Rustam Effendi, hari ini secara simbolis menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis untuk peserta didik baru jenjang SD dan SMP, baik Negeri maupun Swasta, di Kota Lubuklinggau. Penyerahan simbolis ini dilaksanakan sebagai wujud nyata dari janji politik pasangan kepala daerah tersebut. ​ Dalam […]

  • Kapolri  Pantau  Jalur  Mudik Via Udara  

    Kapolri  Pantau  Jalur  Mudik Via Udara  

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 13
    • 0Komentar

    JAKARTA , tvkito.com,Jumat 28/03/2025, – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memantau langsung situasi arus mudik lebaran 2025 di Tol Jakarta-Cikampek.  Pemantauan dilakukan dengan menggunakan helikopter. Turut mendampingi Kapolri, sejumlah pejabat utama Mabes Polri.  Jenderal Sigit pun terlihat mengamati arus lalu lintas terkini di Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat penerapan contraflow. Berdasarkan pantauan udara, terlihat […]

  • 521 Infrastruktur Transportasi Dibangun Selama 10 Tahun Era Jokowi: Begini Soal Kepuasan dan Persoalan Masyarakat

    521 Infrastruktur Transportasi Dibangun Selama 10 Tahun Era Jokowi: Begini Soal Kepuasan dan Persoalan Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle media.wajahnusantara@gmail.com
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Jurnalindependen.com – Survei Indikator menyatakan 72,3 persen persen masyarakat merasa puas dengan kinerja sektor transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di era pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, mengapresiasi hasil survei itu dengan menjadikannya sebagai bahan pembenahan pihaknya di masa mendatang. “Ini satu hal yang sangat bermanfaat bagi Kemenhub sebagai penanggung jawab sektor […]

expand_less