Polres Lubuk Linggau Tunjukkan Sisi Kemanusiaan, Salurkan Bingkisan untuk Keluarga Tahanan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LUBUK LINGGAU – Suasana di selasar Mapolres Lubuk Linggau pada Selasa (3/3) terasa berbeda dari biasanya. Tak ada ketegangan seperti yang kerap melekat pada lingkungan rumah tahanan.
Yang tampak justru gurat keharuan saat jajaran Polres Lubuk Linggau menunjukkan sisi kemanusiaannya.

Melalui Kanit 2 SPKT Ipda Jumino yang didampingi langsung oleh Kasat Tahti Iptu Slamet Abadi, bantuan berupa bingkisan disalurkan kepada keluarga para tahanan.
Program ini menjadi bukti bahwa meski proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya, nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial tidak boleh terputus.
Menembus Sekat Dingin Penjara
Bagi seorang tahanan, beban terberat kerap kali bukan sekadar jeruji besi, melainkan rasa bersalah terhadap keluarga yang ditinggalkan di rumah.
Menyadari hal tersebut, Ipda Jumino dan Iptu Slamet Abadi hadir membawa pesan yang menenangkan.
Bingkisan yang diberikan mungkin sederhana secara materi, namun sarat makna. Ia menjadi simbol perhatian dan dukungan moril bagi keluarga yang tetap berjuang menjalani hari-hari dengan segala keterbatasan.
“Kami ingin menyampaikan bahwa meski sanak saudara mereka sedang menjalani proses hukum, kami tetap peduli terhadap kondisi keluarga yang ditinggalkan. Ini adalah bentuk empati Polri kepada masyarakat,” ujar Ipda Jumino di sela-sela kegiatan.
Harapan untuk Menjadi Lebih Baik
Kegiatan tersebut disambut dengan haru oleh perwakilan keluarga yang hadir. Beberapa di antaranya tak kuasa menahan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

Langkah yang diambil Sat Tahti ini diharapkan menjadi stimulan positif bagi para tahanan agar lebih bersemangat memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan, serta kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik setelah masa hukuman usai.
Bukan sekadar bantuan materi, kehadiran para perwira tersebut menjadi pengingat bahwa di balik seragam tegas kepolisian, terdapat hati yang mengayomi.
Polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk merangkul, membina, dan memberikan harapan baru bagi mereka yang sedang terjatuh.(Jun).
- person
- visibility 50
- forum 0



