Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Nasional » Aceng Syamsul Hadie: POLRI diperlukan Reformasi Total untuk Meraih Publik Trust.

Aceng Syamsul Hadie: POLRI diperlukan Reformasi Total untuk Meraih Publik Trust.

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAJALENGKA,tvkito.com, Rabu 01/10/2025,- Reformasi POLRI pada dasarnya adalah proses pembenahan menyeluruh terhadap institusi kepolisian agar sesuai dengan prinsip negara demokrasi, penegakan hukum yang adil, transparansi, serta profesionalisme.

 

“Sekarang ini Polri diperlukan Reformasi Total untuk meraih publik trust yang sudah anjlok turun jauh”, ungkap Aceng Syamsul Hadie,S.Sos.,MM. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).

 

Langkah positif dan tepat ketika Prabowo membentuk Tim Komite Reformasi Polri, karena saat ini kepercayaan publik terhadap Polri semakin turun bahkan anjlok akibat beberapa kasus, seperti penyalahgunaan wewenang, kekerasan berlebihan, korupsi, kriminalisasi aktivis hingga rekayasa hukum, jual beli hukum, tebang pilih kasus dan konflik kepentingan.

 

“Artinya perlu adanya perubahan sistem, struktur, kelembagaan dan kultur di tubuh kepolisian, agar terjadi penggeseran paradigma lama menuju paradigma baru, yang tadinya penguasa bersenjata berubah menjadi polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat”, tambah Aceng Syamsul Hadie.

 

Memastikan adanya akuntabilitas publik atas setiap tindakan kepolisian dan menjamin bahwa polisi bekerja untuk kepentingan hukum dan rakyat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu.

 

Aceng Syamsul Hadie menegaskan bahwa untuk tercapainya reformasi yang baik dan sesuai harapan rakyat, maka ada beberapa aspek yang harus Direformasi, antara lain:

 

1. Struktural

 

Reformasi struktural adalah pergantian pejabat elit Polri (leader reform) yang merupakan struktur pimpinan, antara lain: Kapolri, Wakapolri, Kabagreskrim dan Kadiv Propam, jabatan itu merupakan struktur elite pimpinan, dimana merupakan motor utama arah kebijakan. Maka tujuan perombakan (reshufle) ini untuk memutus mata rantai pola lama.

 

Kalau pucuk pimpinan masih yang lama maka pola lama pun masih melekat (otoriter, transaksional, koruptif), dipastikan perubahan di tubuh polri sangat sulit  berjalan dan reformasi diprediksi gagal.

 

2. Kelembagaan

 

Reformasi kelembagaan adalah Mengurangi sentralisasi berlebihan, memperkuat otonomi kepolisian daerah dengan mekanisme kontrol pusat yang sehat. Memperbaiki mekanisme rekrutmen, promosi, dan mutasi agar lebih meritokratis, bukan karena kedekatan atau uang, menyederhanakan birokrasi internal agar cepat tanggap pada kebutuhan masyarakat.

 

3. Sumber Daya Manusia (SDM) & Kultur

 

Perubahan mentalitas dari penguasa menjadi pelayan publik, dimana pendidikan dan pelatihan yang menekankan etik, HAM, mediasi konflik, dan kepemimpinan moral, sehingga sanksi tegas dan transparan terhadap polisi yang melanggar hukum (zero tolerance).

 

4. Sistem Pengawasan & Akuntabilitas

 

Memperkuat lembaga pengawas internal (Propam) agar independen dan meningkatkan peran pengawas eksternal (Kompolnas, DPR, masyarakat sipil) serta menerapkan transparansi digital: body cam, CCTV, rekam sidang, laporan terbuka ke publik.

 

5. Penegakan Hukum

 

Menghapus praktik tebang pilih dan jual beli kasus, maka bagaimana cara agar bisa memastikan polisi netral dalam politik dan bebas dari kepentingan oligarki serta tidak kalah penting bahwa polisi harus mengedepankan restorative justice untuk kasus ringan, bukan selalu represif.

 

6. Hubungan dengan Masyarakat

 

Membangun community policing (Polisi Desa) agar dekat dengan masyarakat dan menjadi mitra aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, bukan hanya aparat penindak, untuk itu polisi harus membuka ruang dialog ketika terjadi konflik, bukan langsung represif.

 

7. Transparansi Anggaran & Logistik

 

Pengelolaan anggaran Polri yang terbuka dan bisa diaudit publik dan mengurangi ketergantungan polisi pada sumber dana tak resmi (misalnya dari tilang atau titipan proyek).

 

“Tujuan Utama Reformasi Polri yaitu membangun kembali publik trust (kepercayaan masyarakat), menjadikan Polri sebagai institusi yang profesional, humanis, netral, dan modern serta mewujudkan polisi yang benar-benar sesuai dengan motto: Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan)”, pungkasnya.[Jun] Sumber : Aceng Syamsul Hadie. Editor : Tim Redaksi.

  • person
  • visibility 9
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecamatan TPK Gelar Musrenbang, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan

    Kecamatan TPK Gelar Musrenbang, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 17
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 sebagai wadah menampung aspirasi, usulan, serta kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan yang Didukung Peningkatan Kualitas Infrastruktur” dan berlangsung lancar pada Selasa, 3 Februari 2026, di Gedung Serbaguna Kecamatan TPK, Kabupaten Musi Rawas, […]

  • Curhatan Influencer, Banjir Demak dan Kudus Tak Ada Lagi Ganjar Pranowo

    Curhatan Influencer, Banjir Demak dan Kudus Tak Ada Lagi Ganjar Pranowo

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Musirawas.com – Terjadi banjir di Demak dan Kudus Jawa Tengah (Jateng) dihubungkan dengan Ganjar Pranowo, padahal bukan lagi Gubernur Jawa Tengah. Banjir tersebut terjadi karena 6 tanggul yang jebol, bukan karena hujan Artinya ada kesalahan leadership saat ini yang tidak mampu mengantisipasi agar tanggul jangan sampai jebol, demikian seorang influencer di akun Twitternya (X) @Miduk17, […]

  • Kapolres Lubuk Linggau AKBP Bobby Kusumawardana Pimpin Langsung Prosesi Pemakaman Alm Aipda Michael Herison 

    Kapolres Lubuk Linggau AKBP Bobby Kusumawardana Pimpin Langsung Prosesi Pemakaman Alm Aipda Michael Herison 

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Lubuk Linggau,tvkito.com,Rabu 08/01/2025, – Kapolres Lubuk Linggau AKBP Bobby Kusumawardhana memimpin langsung prosesi pemakaman secara kedinasan anggota Polri, Almarhum AIPDA Michael Herison, di Desa Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (06/01/2025).   Almarhum AIPDA Michael Herison meninggal dunia karena sakit pada Senin  (06/01/2025) pukul 02.57 WIB di Rumah Sakit AR Bunda […]

  • Kementerian Pertanian RI VS Tempo || Aceng Syamsul Hadie: PPR Dewan Pers No.3/PPR-DP/VI/2025 Diduga Dijadikan Pemicu Ligitasi Gugatan Perdata 200 Milyar.

    Kementerian Pertanian RI VS Tempo || Aceng Syamsul Hadie: PPR Dewan Pers No.3/PPR-DP/VI/2025 Diduga Dijadikan Pemicu Ligitasi Gugatan Perdata 200 Milyar.

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 16
    • 0Komentar

    MAJALENGKA,tvkito.com,Jumat 07/11/2025,- Dewan Pers menerima pengaduan dari Kementan terkait poster/motion graphic “Poles-Poles Beras Busuk” yang diterbitkan oleh Tempo. Setelah melakukan pemeriksaan, Dewan Pers menerbitkan Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) No. 3/PPR‐DP/VI/2025, yang menyatakan bahwa pemberitaan/poster Tempo melanggar Kode Etik Jurnalistik Pasal 1 dan Pasal 3 (ketidakakuratan serta pencampuran fakta dan opini). Sementara Aceng Syamsul Hadie […]

  • Bupati Ratna Machmud Sambangi Warga Pagar Sari, Momen Ramadhan Jalin Silaturahmi dan Kedekatan

    Bupati Ratna Machmud Sambangi Warga Pagar Sari, Momen Ramadhan Jalin Silaturahmi dan Kedekatan

    • calendar_month Jumat, 29 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Bupati Musirawas, Hj. Ratna Machmud dan Wakil Bupati , Hj Suwarti Safari Ramadhan ke Masjid Al-Muhajirin Desa U1 Pagar Sari, Kecamatan Purwodadi, Kamis, (28/3/2024). Ratna Machmud merasa bangga dan senang karena bisa bersilaturahmi, menyambangi dan bertatap muka langsung bersama masyarakat Desa U1 Pagar Sari. “Safari Ramadhan ini merupakan program tahunan Pemkab Musirawas sebagai […]

  • Komisi II DPR Minta OIKN Klarifikasi Upaya Pengusiran Warga Pemaluan

    Komisi II DPR Minta OIKN Klarifikasi Upaya Pengusiran Warga Pemaluan

    • calendar_month Selasa, 19 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 9
    • 0Komentar

    JAKARTA, musirawas.com – Komisi II DPR minta klarifikasi Otorita Ibu Kota Negara (IKN) atas isu upaya pengusiran warga demi pembangunan. Anggota Komisi II DPR, Rosiyati MH Thamrin menyinggung surat dari Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN yang memberikan tenggat waktu 7 hari bagi warga Pemaluan untuk membongkar bangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan tata ruang […]

expand_less