Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Agama » ZIS sebagai Motor Penguatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM Ketua Umum Yayasan Daarurrahman Cigayam

ZIS sebagai Motor Penguatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Islam Oleh: Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM Ketua Umum Yayasan Daarurrahman Cigayam

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasokandel, Majalengka – Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pembangunan pendidikan Islam tidak lagi cukup hanya bertumpu pada semangat dakwah dan pengabdian semata.

Lembaga-lembaga pendidikan Islam—mulai dari pesantren, madrasah, hingga perguruan tinggi—membutuhkan dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar mampu melahirkan generasi Muslim yang unggul, berilmu, dan berdaya saing.

Dalam konteks inilah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki urgensi strategis sebagai instrumen penguatan pendidikan Islam di Indonesia.

Selama ini, ZIS sering dipahami semata sebagai bantuan konsumtif bagi fakir miskin.

Padahal, dalam perspektif yang lebih luas, filantropi Islam dapat diarahkan untuk membangun infrastruktur sosial umat, termasuk di bidang pendidikan.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Mulai dari ruang kelas yang tidak memadai, minimnya perpustakaan dan laboratorium, hingga keterbatasan akses terhadap teknologi digital.

Ketimpangan fasilitas ini berpotensi menghambat lahirnya generasi Muslim yang mampu bersaing di tengah dinamika dunia modern.

Di sisi lain, potensi zakat nasional sebenarnya sangat besar. Kajian yang dipublikasikan oleh Badan Amil Zakat Nasional menunjukkan bahwa potensi zakat di Indonesia dapat mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun. Namun demikian, pemanfaatannya untuk pembangunan sektor pendidikan masih relatif terbatas.

Jika sebagian dari potensi tersebut diarahkan secara strategis untuk memperkuat sarana dan prasarana pendidikan Islam, dampaknya akan sangat signifikan bagi masa depan umat.

Dalam Islam, pendidikan memiliki posisi yang sangat fundamental.

Teladan Muhammad menunjukkan bahwa peradaban Islam dibangun melalui ilmu pengetahuan. Dalam sejarah Islam, berbagai lembaga pendidikan besar lahir dari tradisi wakaf dan sedekah masyarakat. Madrasah, perpustakaan, hingga pusat penelitian berkembang melalui budaya filantropi umat yang kuat.

Sayangnya, dalam konteks Indonesia modern, tradisi tersebut belum sepenuhnya berkembang secara sistematis. Banyak pesantren dan madrasah masih bertahan dengan fasilitas sederhana, bahkan dalam kondisi yang jauh dari ideal.

Padahal, lembaga-lembaga inilah yang selama puluhan tahun menjadi benteng moral, spiritual, sekaligus intelektual masyarakat.

Karena itu, diperlukan perubahan paradigma dalam pengelolaan ZIS.

Filantropi Islam tidak boleh berhenti pada bantuan jangka pendek semata, tetapi juga harus diarahkan pada pembangunan jangka panjang, termasuk penguatan infrastruktur pendidikan.

Dana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan untuk membangun ruang kelas yang layak, laboratorium sains, perpustakaan digital, asrama santri, hingga pusat pelatihan keterampilan bagi para siswa.

Peran lembaga pengelola zakat juga sangat penting dalam hal ini.

Lembaga seperti Badan Amil Zakat Nasional dapat mengembangkan program khusus yang berfokus pada pembangunan dan modernisasi lembaga pendidikan Islam.

Dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel, ZIS dapat menjadi sumber pembiayaan sosial yang efektif bagi sektor pendidikan.

Lebih dari itu, penguatan sarana pendidikan Islam bukan sekadar investasi infrastruktur, melainkan investasi peradaban.

Dari ruang-ruang kelas pesantren dan madrasah itulah lahir ulama, intelektual, pemimpin masyarakat, serta penggerak ekonomi umat.

Jika pendidikan Islam diperkuat dengan fasilitas yang memadai, maka ia akan mampu melahirkan generasi Muslim yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga unggul dalam ilmu pengetahuan dan kepemimpinan.

Dengan demikian, urgensi ZIS dalam pembangunan sarana dan prasarana pendidikan Islam tidak lagi dapat dipandang sebagai opsi tambahan.

Ia harus menjadi agenda strategis umat. Sebab masa depan peradaban Islam di Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dibangun hari ini.

Dan salah satu kunci untuk memperkuatnya adalah melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah sebagai kekuatan kolektif umat.

(Jun).

  • person
  • visibility 25
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kamaruddin Tewas Ditikam Tetangga Emosi Sebut Korban Sering Mengintip

    Kamaruddin Tewas Ditikam Tetangga Emosi Sebut Korban Sering Mengintip

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Lubuklinggau,tvkito.com,Jumat 03/01/2025,- Di malam tahun baru saat keluarganya merayakan dengan cara membakar jagung, Kamaruddin (56 tahun) justru tewas meregang nyawa. Ia ditusuk tetangga nya bernama Rozi Mirza (36 tahun). Kamaruddin sempat dilarikan ke RS, namun korban sebenarnya sudah tewas di lokasi kejadian. Kamarudin merupakan warga Kelurahan Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah . […]

  • Batalyon B Pelopor Bantu Atur Lalin Pagi, Warga Lubuklinggau Merasa Lebih Aman.

    Batalyon B Pelopor Bantu Atur Lalin Pagi, Warga Lubuklinggau Merasa Lebih Aman.

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 35
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU,tvkito.com,Senin 6/06/10/2025, —  Suasana pagi di Kota Lubuklinggau tampak lebih tertib dari biasanya. Bukan tanpa alasan — puluhan personel Satbrimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor  turun langsung ke jalan dalam kegiatan Pengaturan Lalu Lintas Pagi (Gatur Pagi) untuk membantu kelancaran arus kendaraan dan penyeberangan warga, (06/10/2025). Fokus pengamanan dilakukan di dua titik padat, yakni depan […]

  • KPU Sahkan Hasil Pilpres di Kuala Lumpur, Paslon 02 Prabowo-Gibran Unggul

    KPU Sahkan Hasil Pilpres di Kuala Lumpur, Paslon 02 Prabowo-Gibran Unggul

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA – KPU mengesahkan perolehan suara pilpres 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia. Paslon Prabowo-Gibran unggul. Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan jumlah penggunaan surat suara pemilu presiden dan wakil presiden sudah cocok dengan jumlah pemilih yang hadir ke tempat pemungutan suara (TPS) serta jumlah suara sah dan tidak sah, yakni sebanyak 12.357 lembar. “Bisa kita sahkan […]

  • Satresnarkoba Polres Musi Rawas Telah Meringkus Warga Lampung Simpan Ratusan Gram Sabu Dalam Jok Motor

    Satresnarkoba Polres Musi Rawas Telah Meringkus Warga Lampung Simpan Ratusan Gram Sabu Dalam Jok Motor

    • calendar_month Kamis, 14 Nov 2024
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Sumsel,tvkito.com, Kamis 14/11/2024,- Seakan-akan tidak ada hentinya, “Eagle Squad” Satresnarkoba Polres Musi Rawas (Mura), melakukan penindakan peredaran sekaligus pemberantasan penyalagunaan narkotika diwilayah hukum Polres Mura. Terbukti, kali ini, “Eagle Squad” dibawah pimpinan, Kapolres Mura, AKBP Andi Supriadi SH, SIK, MH, dan dikomandoi, Kasat Narkoba, AKP Muhammad Romi SH, kembali berhasil meringkus terduga pengedar […]

  • Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud  Buka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025.

    Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud Buka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025.

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 33
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS,tvkito.com,  – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud, secara resmi membuka Pekan Raya Musi Rawas Mantab 2025, Rabu (15/10/2025). Kegiatan tahunan yang telah digelar selama tiga tahun berturut-turut ini kembali berlangsung meriah dengan menampilkan puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta stan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten […]

  • Diduga Puluhan Wanita di Lubuk Linggau Tertipu Arisan dan Investasi Bodong

    Diduga Puluhan Wanita di Lubuk Linggau Tertipu Arisan dan Investasi Bodong

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Junn Edy
    • visibility 50
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU, tvkito.com,Selasa 04/11/2025,  – Puluhan wanita di Kota Lubuk Linggau diduga menjadi korban investasi dan arisan bodong. Tercatat sedikitnya 63 ibu-ibu dari berbagai daerah seperti Lubuk Linggau, Sekayu, dan Baturaja mengalami kerugian hingga miliaran rupiah. Kedua terduga pelaku, pasangan suami istri berinisial R dan N, merupakan warga Kelurahan Tanjung Raye, Kecamatan Lubuk Linggau Utara […]

expand_less